Rekomendasi

Tidur Mendengkur HT Nekat Membunuh Istrinya Sendiri

Selasa, 24 Desember 2019 : 14.13
Published by Hariankota
BANYUWANGI - Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda berinisial HT, telah ditetapkan sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan bernama Nur Hofiani (46).

Setibannya di RSUD Blambangan, Banyuwangi, nyawa Nur Hofiani tak tertolong. HT nekat membunuh karena merasa terganggu dengkuran Nur Hofiani saat tidur.

Kapolres Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan dari keterangan pelaku HT, didapatkan fakta bahwa korban merupakan mantan istrinya. Kedua menikah pada 2014 hingga bercerai di 2016 dan dikaruniai seorang anak.

"Tersangka dan korban ini pernah menikah tahun 2014 tapi bercerai tahun 2016. Dikaruniai satu orang anak," ujar Arman Asmara, saat rilis di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (24/12/2019).

Meski telah bercerai sejak lama, keduanya tetap menjalin hubungan yang baik. Bahkan korban kerap kali mengunjungi HT di rumahnya, begitupun sebaliknya HT yang kerap bermain di rumah korban.

Saat kejadian pembunuhan korban yang mengunjungi rumah pelaku. Namun karena mengantuk korban tertidur pulas dan mendengkur, di saat bersaman HT sedang menonton televisi di sampingnya. Hal ini dianggap HT mengganggu kenyamanannya melihat televisi.

"Korban ini tidur dengan mendengkur dianggap pelaku mengganggu, lalu korban coba dibangun beberapa kali oleh pelaku. Tapi karena tidak bangun - bangun, pelaku jengkel dan langsung menjeret leher korban dengan kabel USB yang ada di kamarnya. Kami menduga tidak direncanakan," ungkap Arman.

Diduga kuat HT tega menghabisi nyawa mantan istrinya, lantaran tengah mabuk minuman keras yang dioplos obat - obatan.

Hal ini terungkap saat polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah pelaku ditemukan juga beberapa botol miras cap tikus. Namun kepolisian masih mendalami antara keterangan HT dengan hasil tes medis pelaku.

Sebelumnya jasad seorang perempuan bernama Nur Hofiani (42) dibawa oleh seorang WN Belanda bernama HTdan tetangganya pada Senin (23/12/2019) ke RSUD Blambangan. Dari pengakuan HT, terungkap bahwa kematian Hofiani akibat dibunuhnya.

Menanggapi pengakuan tersebut, masyarakat melaporkannya ke polisi dan ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di RSUD Blambangan. Dari hasil identifikasi jasad perempuan malang asal Jalan Citarum, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi ini mengalami luka bekas jeratan di lehernya.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Kadek Arya Wiguna

Share this Article :