Rekomendasi

Track Menanjak Jadi Tantangan Le Tour De Ortopedi III

Sabtu, 14 Desember 2019 : 18.29
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sebuah ajang kompetisi sepeda wisata gowes dengan tajuk Le Tour De Ortopedi (LTDO) kembali digelar untuk kali ketiga oleh Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Dr Soeharso Pabelan, Kartasura Sukoharjo, Sabtu (14/12/2019).

Sebanyak 521 peserta tercatat datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Ditemui hariankota.com usai acara, Ketua Panitia, Mujaddid Idhulhaq mengatakan, event LTDO III merupakan ajang tahunan diinisiasi oleh Club Gowes RSOCC sebagai salah satu klub gowes yang ada di Kota Solo.

Start dan finish lomba dari halaman RSO Ortopedi Dr Soeharso.

"Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini kami sengaja memilih distenasi Tawangmangu, dengan track berupa jalur tanjakan di lereng gunung Lawu dan jarak tempuhnya sekira 117 kilometer. Khusus track tanjakan kami lombakan dengan penillaian pada yang paling cepat," terangnya.

Dari tahun pertama digelar, Mujaddid menyebut animo peserta makin bertambah. Para pehobi sepeda yang biasa disebut goweser, dari pemula hingga profesional berdatangan mendaftar ikut berpartisipasi dalam kegiatan LTDO tahun ini.

"Secara khusus kami juga menggundang atlet paracycling profesional Fadli Immamuddin sebagai peserta tamu untuk menyemangati peserta lain yang datang dari Solo Raya, Surabaya, Bandung, Bogor, Jakarta,dan yang paling jauh dari Pekanbaru serta Bangka," ujarnya.

LTDO I kata Mujaddid pada 2017 telah sukses sebagai event kegiatan pertama kalinya dengan target peserta sebanyak 300an, dengan animo pehobi sepeda sangat tinggi sehingga banyak yang tidak bisa ikut event tersebut.

Di LTDO II 2018 jumlah peserta meningkat menjadi sekira 500 dengan jarak rute yang ditempuh 140 km.

"Sebelumnya rute yang diambil ke arah barat, Boyolali dan sekitarnya. Namun kali ini kami cari yang lebih menantang yang membutuhkan stamina, endurance, dengan rute ke arah timur wilayah Solo yaitu kearah Karangpandan - Tawangmangu dengan tikungan tikungan yang menguras tenaga," tutupnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :