Rekomendasi

Unjuk Rasa Dijalan, Puluhan Massa Desak Bupati Bekukan Izin PT RUM

Kamis, 19 Desember 2019 : 16.37
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Sukoharjo Menggugat menggelar unjuk rasa dijalan raya tepatnya didepan gerbang masuk halaman Kantor Pemkab Sukoharjo, Kamis (19/12/2019) siang.

Kemacetan tak terhindarkan lantaran peserta unjuk rasa tertahan diluar gerbang yang ditutup dan dijaga aparat gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP Sukoharjo.

Sambil membentangkan spanduk tuntutan, peserta unjuk rasa memenuhi separo badan jalan menyuarakan kecaman dan tuntutan agar dugaan pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan pabrik serat rayon PT Rayon Utama Makmur (RUM) segera dihentikan.

Dimas, salah satu peserta unjuk rasa dalam orasinya mengatakan, sudah 2 tahun lebih warga sekitar PT RUM harus merasakan bau busuk menyengat dan berbahaya bagi kesehatan. Namun tidak ada tindakan serius dari pihak terkait untuk menghentikannya.

"PT RUM tidak serius memperbaiki sistem pengelolaan limbah produksi serat rayon hingga menimbulkan bau busuk yang meresahkan warga," ujarnya.

Sedikitnya tiga tuntutan disampaikan dalam unjuk rasa yaitu, mendesak Bupati Sukoharjo menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan dan bekukan izin lingkungan hidup PT RUM.

Mendesak aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan tindak pidana lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam UU PLH No. 32 Tahun 2009.

"Kami juga meminta, stop represifitas aparat terhadap solidaritas warga terdampak pencemaran lingkungan PT RUM," tandasnya.

Pantauan hariankota.com, semula penyampaian pendapat tersebut akan diterima Pemkab Sukoharjo diwakili Kepala Kesbangpol Sukoharjo Gunawan Wibisono dan Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, namun tawaran yang dimediasi pihak kepolisian itu ditolak peserta aksi.

"Kami sebenarnya hanya akan menampung aspirasi apa saja yang ingin disampaikan. Itu saja, tidak ada hal lainnya," ujar Gunawan yang memantau jalannya unjuk rasa hingga sore hari.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :