Rekomendasi

Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Syamaun Bantah Tendang Perawat RSUD

Selasa, 17 Desember 2019 : 15.44
Published by Hariankota
BANDA ACEH - Wakil Bupati Aceh Timur dilaporkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Aceh ke Polda Aceh, terkait dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap salah satu perawat dirumah sakit daerah tersebut.

Ketua DPW PPNI Aceh, Abdurrahman mengatakan, Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Syamaun, diduga melakukan penganiayaan terahadap FA, salah seorang perawat di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, Aceh Timur, pada 1 Desember 2019 lalu.

Saat itu FA sedang memberikan pelayanan kepada Syamaun yang mengalami sakit sesak. Saat hendak memasang oksigen, FA ditendang oleh Syamaun di bagian perut.

“Makanya kami berkewajiban untuk mendampingi korban melaporkan kasus ini,” kata Abdurrahman, Selasa (17/12). Saat ini kasus tersebut telah ditangani Subdit 1 Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Agus Sarjito mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Syamaun, meskipun ia seorang pejabat publik.

"Tentunya diperiksa. Terkait pejabat publik harus melalui prosedur," ujar Direktur Agus Sarjito, Selasa (17/12/2019).

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Syamaun menolak dituduh melakukan penganiayaan, dirinya hanya menegur perawat yang dia nilai tidak menjalankan protap sebagaimana mestinya.

Dia menambahkan, saat itu dirinya hanya meminta bantuan oksigen untuk mempelancar pernapasan. Dan sebelum sampai ke rumah sakit, ia terlebih dahulu menghubungi pihak rumah sakit. Namun, perawat yang ada di rumah sakit malah mengabaikan permintaannya.

“Minta oksigen aja, bentar saja untuk membantu pernapasan, setengah jam saya menunggu disitu, tapi tak satupun (perawat) yang datang, mereka sibuk bermain hp,” cerita Syamaun.

Syamaun menuturkan dirinya siap diperiksa dan menjelaskan mengenai perkara tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Jurnalis: Windy Chandra
Editor: Gunadi

Share this Article :