Rekomendasi

Korban Banjir di Bekasi Dikunjungi Istri Militer Negara Sahabat

Kamis, 09 Januari 2020 : 10.50
Published by Hariankota
BEKASI - Bantuan demi bantuan terus mengalir kepada para korban banjir Jabodetabek. Tak hanya Pemerintah Pusat dan Daerah, bantuan juga datang dari negara-negara sahabat yang peduli terhadap bencana di Indonesia.

Seperti yang dilakoni para istri militer dari negara sahabat seperti Spanyol, Singapura, Pakistan, India, Korea Selatan, Thailand, Netherland dan Myanmar, yang ikut menyambangi para korban banjir di wilayah Bekasi.

"Kunjungan Atase Militer negara-negara sahabat ini untuk menggelar bakti sosial dalam rangka membantu warga yang mengalami musibah banjir beberapa waktu lalu," kata Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto di Perumahan Trias Estate, Jalan Blimbing Raya RW 19, 20, 21 Desa Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 8 Januaru 2020.

Ribuan paket sembako disalurkan untuk warga terdampak di lokasi. Selain itu ada pula peralatan tidur, seperti kasur dan selimut, alat pembersih rumah, serta obat-obatan.

"Pemberian bantuan tadi secara simbolis kepada perwakilan warga yang terkena musibah banjir. Ada 1.688 KK di Perumahan Trias yang menerima bantuan sembako," ujar istri Panglima TNI itu.

Para istri militer tetangga sahabat terlihat berbaur dengan warga, sambil mengamati dampak akibat banjir di wilayah tersebut. "Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan atas perintah Ibu Negara, ibu Iriana Joko Widodo, sebagai bagian dari kepedulian sosial antar sesama," jelasnya.

Pihaknya, sambung Nanny, juga menyiapkan dapur umum yang menyediakan 2.000 nasi box untuk masyarakat setempat, serta 500 personel TNI dan Kodam Jaya yang ikut upaya pembersihan di lokasi.

"Prajurit TNI di sini sejak terjadi bencana banjir. Dan sampai hari ini masih membantu membuang sampah serta membersihkan sungai yang penuh dengan sampah dan lumpur," paparnya.

Sejumlah alat berat turut dikerahkan untuk upaya pembersihan, diantaranya 1 unit eskavator, 5 unit truk, 2 unit dump truck, 3 unit mobil damkar dan operator, serta 2 unit mobil tangki air bersih.

"Untuk masyarakat diimbau agar selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan dan melaksanakan gotong-royong setiap hari Sabtu dan Minggu. Ini agar sungai tidak menjadi dangkal dan air tidak mudah meluap," imbuhnya.

Jurnalis: Jay
Editor: Gunadi

Share this Article :