Rekomendasi

Dua dari Ratusan Korban Keracunan Massal di Jember Jalani Perawatan Intensif

Jumat, 03 Januari 2020 : 09.11
Published by Hariankota
JEMBER – Dari total 250 orang korban keracunan massal di Jember yang diduga akibat mengonsumsi ikan tongkol, tinggal dua orang yang masih menjalani perawatan intensif.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jember Dyah Kusworini menyatakan dari laporan yang masuk ke dirinya saat ini hanya tinggal dua orang yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Ledokombo dan RS Kaliwates.

“248 pasien sudah dipastikan pulang, hingga malam ini tinggal dua pasien yang dirawat. Satu di RS Kaliwates dan satu orang dirawat di Puskesmas Ledokombo, masih observasi penyebabnya karena baru masuk siang tadi,” ujar Dyah saat dihubungi Kamis malam (2/1/2020).

Pihaknya sendiri telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan untuk menangani para korban mengingat status kejadian luar biasa (KLB) yang ditetapkan Dinkes Kabupaten Jember. Oleh karenanya pihak Dinkes telah menggratiskan biaya perawatan para korban di seluruh puskesmas.

“Semua biaya kita gratiskan yang di puskesmas, sedangkan satu orang yang menjalani perawatan di RS Kaliwates menggunakan asuransi,” tuturnya.

Dinkes Kabupaten Jember juga telah mengambil dan mengirimkan ke laboratorium di Surabaya, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal.

“Sudah kami ambil sampel makanannya dan sudah dikirimkan ke laboratorium di Surabaya untuk pemeriksaan mikrobiologis dan kimiawinya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan ratusan warga Kabupaten Jember dari sejumlah kecamatan mengalami gejala keracunan setelah diduga mengonsumsi ikan tongkol saat malam pergantian tahun.

Para warga yang mengonsumsi ikan tongkol mengeluhkan mengalami mual, nyeri perut, pusing, muntah – muntah, lemas, dan gemetar. Akibat sejumlah warga mendapat perawatan di beberapa puskesmas dan rumah sakit yang ada.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :