Rekomendasi

Dua Tersangka Kasus Sabu, Satu Diantaranya Residivis Ditangkap Polisi

Senin, 20 Januari 2020 : 22.17
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Satres Narkoba Polres Sukoharjo membekuk dua tersangka pelaku pengedar narkoba jenis sabu di dua tempat berbeda. Penangkapan disebut berdasar laporan masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Grogol.

"Setelah penyelidikan, kemudian pada, Sabtu (11/1/2020) sekira pukul 16.30 WIB, kami menangkap seorang pria di depan warung Bakso Kasmaran di Dukuh Bacem, Desa/Kecamatan Grogol, Sukoharjo," ungkap Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat rilis kasus, Senin (20/1/2020).

Pria yang diketahui berinisial ELW (29) warga Madegondo, Grogol, Sukoharjo ini rupanya merupakan residivis. Menurut Kapolres, tersangka baru saja bebas dari Lapas dan kambuh lagi mengulang perbuatan mengedarkan narkoba jenis sabu.

"Tersangka ditangkap dijalan saat tengah mengendarai sepeda motor matik warna putih biru, nopol AD 4409 ACB. Dari pengledahan, ditemukan barang bukti 1 paket plastik klip tembus pandang berisi narkotika golongan I yakni, sabu seberat sekira 1 gram, dan barang bukti lain, berupa 2 hape sebagai sarana komunikasi," terang Kapolres kepada hariankota.com.

Selain menangkap tersangka ELW, pada hari berikutnya, Minggu (12/1/2020). Petugas juga berhasil menggelandang satu orang lagi tersangka pengedar sabu berinisial ACN (27), warga Pondok, Grogol, Sukoharjo.

"Tersangka ACN ditangkap disebuah rumah yang berada di Dukuh Pabrik, Desa Pondok, Kecamatan Grogol. Hasilnya, setelah dilakukan penggledahan didalam rumah, ditemukan barang bukti satu amplop putih berisi plastik klip kecil berisi sabu dengan berat sekira 4,7 gram," tutur Bambang.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan barang bukti sabu lainnya dalam plastik besar dengan berat sekira 20 gram dibungkus plastik bekas pembungkus kue. Selain sabu, dari tangan tersangka ACN, juga turut diamankan 1 hape, dan 1 sepeda motor matik nopol AD 4584 IB.

Berdasarkan fakta dan dikuatkan barang bukti yang telah disita tersebut, maka terhadap tersangka disebutkan Kapolres dijerat dengan pasal 114 (2) junto 112 (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Jadi untuk kasus narkoba ini, kami tidak main - main. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan dan penindakan kepada siapapun yang melakukan," pungkas Kapolres.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :