Rekomendasi

Empat Warga Meninggal Diserang Leptospirosis

Kamis, 30 Januari 2020 : 17.33
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Penyakit Leptospirosis, mulai mengancam Karanganyar, terutama di wilayah kecamatan Colomadu,  Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Tasikmadu.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan disebarkan melalui urine ( air kencing, red) tikus ini, telah membawa korban empat warga meninggal dunia. Informasi yang dihimpun hariankota.comempat warga yang meninggal dunia tersebut berasal dari kecamatan Tasikmadu , Colomadu dan Gondangrejo.

Jumlah kasus Leptospirosis ini, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang hanya 2 sampai 3 kasus.  Peningkatan jumlah kasus penyakit ini, menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Karanganyar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, kepada hariankota.com, Kamis (29/01/2020) membenarkan jika empat warga ini, meninggal akibat serangan bakteri Leptospirosis, yang terjadi pada awal tahun 2020. 

Menurut Cucuk,  kasus serangan bakteri Leptospirosis yang terjadi di Karanganyar sudah mencappai 6 kasus. Dan saat ini, lanjutnya, masih terdapat 2 warga yang menjalani perawatan.

“  Penyebaran penyakit Leptospirosis ini, rawan terjadi di Karanganyar Bagian Barat diantara wilayah Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo, serta Kecamatan Tasikmadu, serta menegakibatkan empat warga meninggal dunia,” jelas Cucuk Heru Kusumo.

Ditegaskannya, DKK Karanganyar telah memerintahkan seluruh tenaga medis di daerah rawan penyebaran penyakit ini,  untuk melakukan penyelidikan epidimologi dari hulu ke hilir, serta memaksimalkan kinerja Puskesmas, dalam rangka upaya  pencegahan penyakit berbahaya ini.

“ Kita sudah perintahkan seluruh tenaga medis untuk melakukan penyelidikan secara epidimologi di daerah rawan. Kami juga meminta agar Puskesmas melakukan upaya pencegahan. Kami  juga  menghimbau  masyarakat agar  menerapkan pola hidup sehat dengan membersihkan lingkungan sekitar, meminimalisir genangan air, serta selalu mencuci tangan sebelum mengkonsumsi makanan usai melakukan kegiatan apapun,” pungkasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Akbar Nugroho




Share this Article :