Rekomendasi

Evaluasi Gubernur Tak Dipakai, Pencairan Modal PT PITS Sarat Kepentingan?

Selasa, 21 Januari 2020 : 13.02
Published by Hariankota
TANGSEL - Pencairan modal kepada PT PITS sebesar Rp.21,3 miliar di tahun 2020 masih menjadi polemik. Pasalnya, pencairan modal tahap akhir hasil kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dan PT PITS diketahui mendapatkan evaluasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Dikatakan Ketua Fraksi Gerindra-PAN Ahmad Syawqi bahwa evaluasi dari Gubernur tersebut tidak diindahkan oleh Pemkot Tangsel.

"Itu (pencairan modal PT PITS) sudah dapat evaluasi dari Gubernur. Tapi APBD 2020 tetap disahkan kan? Makanya kita walkout," kata Syawqi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/1/2020).

"Dalam evaluasinya jelas pada Lampiran II Pemerintah Kota Tangerang Selatan harus menyusun analisis investasi Pemerintah Daerah sebelum melakukan investasi.

Analisis investasi tersebut dilakukan oleh penasehat investasi yang independen dan profesional, dan ditetapkan oleh Walikota Tangerang Selatan sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 52 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Investasi Pemerintah Daerah," tandas Syawqi.

Berbeda saat dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel dari PKS Mustopa menyatakan pihaknya tidak pernah mengetahui ada evaluasi dari Gubernur terhadap penyertaan modal PT. PITS.

"Ga ada (evaluasi Gubernur) ah. Kan itu (penyertaan modal) masuknya tahapan (pencairan) bang. Iya (sudah sesuai prosedur hukum)," kata Mustopa.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) Dodi Prasetya menyatakan, evaluasi gubernur sepantasnya dilaksanakan, jika memang Pemkot Tangsel ingin memberikan solusi pelayanan kepada masyarakat lewat APBDnya.

"Nah ini (evaluasi Gubernur) sebenarnya yang harus dikritisi. Gubernur sebagai kepala daerah tingkat provinsi telah mengeluarkan evaluasi terhadap penyertaan modal Ini, lantas kenapa DPRD seolah membiarkan penyertaan modal ini berjalan mulus?

Apakah evaluasi tersebut sudah dikonfrontasi dan dikonfirmasi ulang sehingga memperoleh solusi atas beberapa hal yang dievaluasi," tutur Dodi.

Jurnalis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi

Share this Article :