Rekomendasi

Gawat, Awal Musim Tanam, Petani Kesulitan Pupuk

Selasa, 07 Januari 2020 : 19.26
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Memasuki musim tanam (MT) tahun 2019-2020, para petani wilayah di Karanganyar, mengeluhkan kelangkaan pupuk, terutama pupuk bersubsidi.

Seperti Urea, SP 36 dan Za. Kesulitan untuk memperoleh pupuk ini, terjadii sejak dua pekan terakhir.

Ketua Kelompok Tani Ngudi Utomo Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Sugi, kepada hariankota.com mengatakan, saat ini, para petani sudah mulai menanam padi, dan membutuhkan pupuk untuk ditebar di lahan pertanian.

Dia mengemukakan kenyataan di lapangan saat petani butuh pupuk, petani sudah menyiapkan dana, ternyata pupuk tidak ada di kios pupuk lengkap (KPL), padahal berdasarkan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) kuota tersebut ada.

Sementara saat petani tidak butuh pupuk, ternyata pupuk ada di KPL.

“Kami para petani ini sudah terlanjur menanam padi, namun saat akan melakukan pemupukan, justeru pupuk langka. Kami mencoba mendatangi pengecer, ternyata pupuk kosong. Kami juga berupaya membeli dari luar daerah, kondisinya juga sama, pupuk bersubsidi kosong.

Untuk sementara, kami belum bisa melakukan pemupukan. Kami khawatir, jika pemupukan yang terlambat, akan berdampak terhadap hasil panen,” kata Sugi, Selasa (07/01/2020).

Ditambahkannya, para petani meminta adanya ketersediaan pupuk bersubsidi, penambahan kuota pupuk, penambahan distributor atau KPL, dan memberikan akses langsung petani.

"Harusnya pupuk bersubsidi ada pada saat dibutuhkan petani, kalau harus menunggu, bagaimana nasib tanaman kami. Ini ada apa sebenarnya. Kondisi ini selalu berulang saat petani mulai menanam padi,“ ujarnya.

Sementara itu, ketua Komisi B DPRD Karanganyar, AW Mulyadi, mendesak kepada Dinas pertanian, segera menuntaskan persoalan kelangkaan pupuk ini, dalam waktu satu minggu ke depan.

“Kita sudah meminta keterangan dari Dinas Pertanian. Kami berharap, agar dalam minggu ini, ketersediaan pupuk di Karanganyar sudah terpenuhi, sehingga tidak merugikan para petani,” kata dia.

Ketika dikonfirmasi hariankota.com Kepala Dinas Pertanian Karanganyar yang baru, Siti Maesyaroh, membatanh jika terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi untuk wilayah kerjanya.

“Pupuk tidak langka. Dalam SK bupati kan sudah mengatur kebutuhan masing-masing kecamatan. Saya pikir ini soal pendistribusian saja. Meski demikian, nanti akan kita lakukan pengecekan,” tukasnya.

Jurnalis: Iwa. Iswanda

Editor; Gunadi

Share this Article :