Rekomendasi

Gelar Reuni, Begini Suasana Meriah Saat 100 Alumni Angkatan 1994 SMANSA Cepu Temu Kangen

Kamis, 02 Januari 2020 : 21.38
Published by Hariankota
CEPU - Reuni Akbar ke 25 tahun digelar alumni 1994 angkatan 1994 SMAN 1 Cepu, Blora, Jawa Tengah secara meriah. Kendati sudah memiliki kesibukan dan rutinitas masing-masing, namun para alumni SMAN 1 Cepu di kota minyak tetap jalin pertemanan dan silaturahmi.

Apalagi momen reuni kali ini bertepatan dengan reuni perak. Sehingga, momen spesial ini tak mau di sia-siakan para alumni.

Salah seorang Alumni SMAN 1 Cepu Heru Fajar sekaligus Ketua Alumni Sosial Satu mengatakan kecintaan para alumni terhadap almamaternya tak perlu diragukan lagi.

Ini terlihat dari keseriusan para alumni hadir di momen reuni perak. Selain sudah memiliki kesibukan masing-masing, rata-rata tempat tinggal alumni banyak yang berasal dari luar kota Cepu.

"Terimakasih pada para alumni yang sudah menyempatkan waktu hadir di acara reuni Akbar ini. Ini bukti kalau para alumni masih mencintai almamaternya," papar Heru Fajar belum lama ini.

Bertempat di Grand Mega Resort and Spa, jalan Tambakromo no 27 Cepu, acara reuni dipandu langsung Shinta, alumni SMAN 1 berlangsung meriah dihadiri 100 peserta, diiringi beragam genre musik yang menambah hangat suasana reuni.

Diakui Heru, acara reuni Akbar seluruh angkatan merupakan yang keempat kalinya digekar. Biasannya, reuni dilakukan oleh tiap-tiap kelas.

Jarangnya intensitas pertemuan sedikit terobati dengan adanya komunikasi via telepon, media sosial Whatsapp dan Facebook.

"Persiapannya reuni dilakukan selama satu bulan.Seluruh ketua alumni berkumpul dan membahas reuni. Cukup mepet sebenarnya tapi Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik dan lancar," ucapnya kepada hariankota.com.

Ditambahkannya, tidak sulit untuk mengumpulkan teman-teman peserta. Melalui grup Whatsapp, satu orang dapat mengundang teman lainnya, begitu pula seterusnya sehingga terkumpul 100 peserta.

Hebatnya, untuk sosial satu, ungkap Heru, tidak dipungut biaya sedikitpun.

Semuannya menggunqkan uang kas yang selalu dikumpulkan setiap bulannya. Bahkan alumni yang tak ikut dalam pertemuan berapa bulan itupun tak dipungut sama sekali. Yang terpenting, ungkap Heru, mereka bisa hadir di reuni perak.

Selain alumni, turut diundang pula para guru yang dulu pernah mengajar mata pelajaran di SMANSA, diantaranya, Kusad, Suyatno, Sutrisno, Mulyani Hasyim.

Suasana akrab semakin terasa saat para alumni mengunjungi sekolah mereka.

Tak hanya duduk diteras depan kelas masing-masing, sambil berfoto bergaya seperti anak SMA, mereka pun menyantap bakso langganan saat masih duduk di bangku sekolah.

"Kami berharap acara reuni dan sejenisnya dapat menjadi kegiatan rutin kami untuk bersilaturahmi mempererat tali kebersamaan dan semakin kompak antar alumni SMANSA" kata Heru. (Adv)

Jurnalis: Nuraini

Editor: Santi

Share this Article :