Rekomendasi

Gerbong Mutasi Bergerak, Ratusan Pejabat Eselon II, III, IV Dimutasi

Senin, 06 Januari 2020 : 18.20
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Satu tahun setelah dilantik, bupati Karanganyar , Juliyatmono, melantik 422 pejabat eselon II, III, dan IV, Senin (06/01/2020).

Dari 422 pejabat yang dilantik tersebut, 201 orang diantaranya merupakan promosi jabatan, sedangkan sisanya merupakan rotasi dan mutasi jabatan biasa.

Para pejabat eselon II yang dimutasi dan dirtoasi tersebut, masing-masing, Istar Yulianto sebagai staf ahli bidang hukum, politik dan pemerintahan, Siti Maesyaroh, Kepala Dinas Pertanian.

Sujarno, Kadis Kominfo, Sucahyo, asisten administrasi, Suprapto Kepala BKPSDM, Edi Sriyatno, Kepala DPU PR, Utomo Sidi, Kepala Inspektorat, Ani Indriastuti, Kepala Disdukcapil, Nunung Susanto, asisten Dwi Basuki Kperekonomian.

Waluyo Dwi Basukia Kepala Dinsos, Sundoro, Kadishub, Supramnaryo, staf ahli bupati bidang konomi dan keuangan, Agus Heri Bindarto, Kepala Dispermades, Siswanto, staf ahli bupati bidang pemberdayaan masyarakat, Kurniadi Maulato, Kepala BKD serta Agus Cipto Walyu, Kepala Kesbangpol.

Usai melantik dan mengambil sumpah para pejabat yang dilantik, bupati Karanaganyar, Juliyatmono, kepada hariankota.com mengatakan, jika mutasi yang dilakukan merupakan hal yang biasa dalam organisasi pemerintahan.

Mutasi ini, ujar bupati, untuk menyesuiakan aturan yang ada dan harus segera diisi dan berlaku efektif tahun 2020. Menurut bupati, mutasi dan rotasi akan dilakukan terus secara bertahap. Hal itu dilakukan untuk memudahkan dirinya memantau kinerja para ASN.

“Proses mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah struktur organisasi. Oleh karena itu, hal itu jangan terlalu dibesar-besarkan, apalagi sampai menimbulkan polemik berkepanjangan. Semua ASN harus bekerja dengan baik,” kata bupati.

Meskipun telah melakaukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap pejabat eselon II, jelas bupati, masih terdapat sejumlah kekosongan pejabat di sejumlah organisasii perangkat daerah (OPD).

Sejumlah OPD yang masih kosong tersebut masing-masing, Kepala Satpol PP, Sekretaris DPRD (Sekwan), Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas DPMPTSP, Kepala DP3AKB, Kepala Disdagnakerkop, serta satu posisi untuk asisten pemerintahan.

“Untuk pengisian jabatan yang kosong tersebut, kita akan membentuk panitai seleksi (Pansel) yang melibatkan kalangan akademisi, pemerintah dan tokoh masyarakat. Secepatya akan kita lakukan, agar posisi jabatan yang kosong tersebut segera teriisi, sehingga kinerja lebih optimal,” ujar bupati.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :