Rekomendasi

Ini Kenangan Sekda Lamongan Sebelum Sang Mertua Tewas Mengenaskan

Sabtu, 04 Januari 2020 : 19.30
Published by Hariankota
LAMONGAN - Usai diautopsi di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah, ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lamongan Yuhronur Efdendi langsung dibawa ke rumah duka.

Ratusan pelayat memberikan mengantarkan kepergian ibu mertua Sekda Lamongan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Usai disalatkan di masjid dekat rumah duka jenasah langsung dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu siang (4/1/2020).

Tampak sejumlah pejabat Pemkab Lamongan turut hadir, di antaranya Bupati Lamongan Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati, dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Lamongan.

Sekda Lamongan Yuhronur Efdendi mengatakan tak memiliki firasat apapun sebelum sang ibu mertuanya Ruwaini (70) ditemukan tewas bersimpah darah di rumahnya.

"Tidak punya firasat apapun, Jumat siang masih bercerita beliau panen pepaya dan minggu besok mau mengirimkan pepaya itu ke panti asuhan bersama beras yang memang diberikan rutin setiap bulannya," ucap Yuhronur Efendi usai pemakaman.

Dirinya menyatakan sehari - hari sang ibu tinggal sendiri, meski demikian anak dan cucu - cucunya kerap kali bergantian datang ke rumah.

"Beliau sehari - hari tinggal sendiri karena lebih senang di rumahnya, mungkin beliau juga tidak ingin mengganggu anak - anaknya atau mungkin sudah terbiasa mandiri," tuturnya.

Ia juga mengisahkan semasa hidupnya sang ibu mertua merupakan pribadi yang ulet dan suka berbagi dengan sesama. Tak hanya itu, pria yang juga CEO Persela Lamongan ini juga tak pernah menceritakan mengenai permasalahan yang dihadapi ibu mertuanya, terutama dalam kehidupan sehari - hari dengan masyarakat.

"Kalau masalah beliau memang jarang cerita ke anak - anaknya. Tapi beliau memang orangnya rajin salat, terutama salat tahajud. Selalu mengingatkan anak dan cucunya untuk salat, itu yang paling saya ingat," kenang Yuhronur Efendi.

Yuhronur mempercayakan penyelidikan kematian sang ibu mertuanya kepada pihak kepolisian. Dirinya berharap kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus kematian tragis sang mertuanya.

"Semoga kasus ini segera diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat dan pelaku diberikan hukuman yang sesuai perbuatannya," pungkasnya.

Sebelumnya warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jumat malam digegerkan dengan kematian Ruwaini (70), yang tak lain ibu mertua dari orang nomor tiga di Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi.

Ruwaini ditemukan tak bernyawa di ruang rumahnya dengan mengenakan mukena. Saat ditemukan pihak keluarga terdapat sejumlah luka sayatan di leher dan tangan korban.

Polisi sendiri langsung melalukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk diautopsi.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Jumali

Share this Article :