Rekomendasi

Konflik Dualisme Ketum Pusat Tak Pengaruhi KNPI Daerah

Rabu, 08 Januari 2020 : 17.55
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Dualisme pengurus pimpinan pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tak dipusingkan oleh jajaran kepengurusan di daerah khususnya di Jawa Tengah (Jateng). Roda organisasi tetap berjalan dalam satu barisan tanpa kendala.

Ketua KNPI Jateng Tino Indra Wardono usai melantik pengurus KNPI Kabupaten Sukoharjo periode 2019- 2022 di Pendopo Graha Satya Praja komplek Setda Sukoharjo, Rabu (8/1/2020) menyatakan, pihaknya tak ikut kubu manapun yang terlibat konflik.

"Jadi begini, KNPI se-Jawa, Jatim, Jateng, dan Jabar itu satu. Kami di Jateng tetap satu. Urusan (konflik) di pusat biarlah itu urusan mereka. Yang pasti kami mau membangun KNPI yang ada didaerah kami," kata Tino kepada hariankota.com.

Pengurus KNPI Jateng tak terpengaruh dengan konflik tersebut karena menurut Tino, Surat Keputusan (SK) pengurus KNPI Jateng terbit sebelum digelarnya Konggres XV 2018 yang berujung konflik hingga sekarang.

"SK kami (periode 2018-2021) dari Muhammad Rif’ai Darus (Ketum KNPI periode 2015-2018) sebelum konggres. Jadi tidak ada masalah," ujar pria yang juga meramaikan bursa rekomendasi bacalon Bupati Kendal melalui PDIP pada Pilkada 2020 mendatang ini.

Tino menegaskan, pihaknya lebih memilih fokus membesarkan KNPI di daerah daripada ikut campur konflik pasca Konggres XV di Bogor Desember 2018 lalu, antara kubu Ketum KNPI versi Noer Fajrieansyah dan kubu Ketum KNPI versi Haris Pertama.

"Kami berharap KNPI itu bisa bermanfaat, nggak cuma hanya pakai seragam saja kemudian dilantik, duduk dan selesai. Mereka harus tunjukkan kinerjanya kepada masyarakat," imbuhnya.

Jurnalis: Arie Kristianto

Editor: Gunadi

Share this Article :