Rekomendasi

Mantan Dirut RSUD Sragen Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Senin, 13 Januari 2020 : 20.07
Published by Hariankota
SRAGEN - Kasus dugaan korupsim pembangunan ruang operasi RSUD Sragen tahun 2015 lalu, terkuak.

Kejaksaan negeri (Kejari) Sragen, menetapkan mantan Direktur RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen, DS Pujiatmo, serta dan satu pegawai, N Y, sebagai tersangka.

Kedua tersangka dalam proyek pembangunan gedung operasi bernilai hampir Rp 8 miliar tersebut. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sragen, Syarief Sulaiman, dalam siaran pers, Senin (13/1/2020).

DS ditetapkan tersangka atas perannya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang bertanggungjawab atas penyimpangan yang terjadi.

Sedangkan NY ditetapkan sebagai tersangka karena sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek yang kemudian ditemukan kerugian negara di dalamnya.

"Benar, kami sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di RSUD Sragen. Tersangka pertama adalah manran Dirut tahun 2016 berinisial DS dan tersangka kedua adalah PPK dengan inisial NY," ungkap Kajari didampingi Kasi Pidsus, Agung Riyadi dan Kasi Intel, Dibto Brahmono.

Dijelaskan Kajari, proyek ruang operasi itu merupakan proyek tahun 2015. Nilai proyeknya sebesar Rp 8 miliar yang dikerjakan oleh rekanan luar Sragen. Modus yang dilakukan oleh tersangka, dengan mengkondisikan pengadaan pembelian barang.

“Untuk sementara baru dua orang yang berstatus tersangka. Saat ini tim masih mengembangkan kasus ini. Soal kerugan Negara, masih dalam proses penghitungan,” ujarnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Share this Article :