Rekomendasi

Modal Cupet, Penyebab Rekanan Tidak Bisa Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Tepat Waktu

Rabu, 01 Januari 2020 : 18.58
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Mengakhiri tahun anggaran 2019, sejumlah rekanan Pemkab Karanganyar, mengajukan perpanjangan kotrak kerja untuk menyeleisaikan kewajibannya. Permintaan perpanajang selama 50 hari kerja ini, dengan konsekwensi membayar denda 1/1000 X nilai kontrak.

Proyek pembangunan yang mengalami keterlamabatan tersebut, masing-masing, pembangunan kantor kecamatan Mojogedang, Jatiyoso, kantor Dinas Sosial, serta pembangunan gedung pertemuan Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar Kota.

Kepala Unit Layanan Pengandaan (ULP) Pemkab Karanganyar, Dwi Cahyono, kepada hariankota.com mengatakan, salah satu faktor keterlambatan penyelesaian pembangunan infrastrukut, terebut, terutama pembangunan perkantoran, berasakan hasil evaluasi yang dilakukan, karena keterlambatan memasukkan dokumen lelang proyek, serta minimnya anggaran yang dimiliki oleh rekanan untuk melaksanakan proyek pemerintah.

Dari hasil kunjungan ke sejumlah daerah, lanjutnya, setiap rekanan yag mengerjakan proyek pemerintah, wajib memiliki modal awal 10 persen dari pagu anggaran.

Modal awal 10 persen, ditambah dengan uang muka 30 persen dari Pemkab, jelasnya, pekerjaan dipastikan dapat selesai tepat waktu.

“Berdasakan hasil evaluasi, sejumlah proyek rekanan yang belum juga selesai, karena keterlambatan memasukkan dokumn lelang. Keterlambatan memasukkan dokumen ini, karena kurangnya perencanaan, dan minimnya anggaran yang dimiliki oleh rekanan pemenang tender. Ini kan tidak. Selama ini rekanan hanya mengandalkan uang muka saja, ” kata Dwi Cahyono, Rabu (01/01/2020).

Disisi lain, Ketua Komisi C DPRD Karanganyar, Hanung Turwaji, menyesalkan terjadinya keterlambatan pembangunan infrastruktur tahun 2019 ini.

“Tentu kita menyesalkan terjadinya keterlambatan ini. Keterlamatan ini akibat kurangnya perencanaan. Kami ingatkan, tahun depan, jangan sampai terjadi kembali,” tegasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :