Rekomendasi

Pohon Menangis di Jember Dirukyah, Apa Hasilnya?

Minggu, 19 Januari 2020 : 07.20
Published by Hariankota
JEMBER - Pohon akasia yang menangis di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sempat dirukyah oleh ulama setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rukyah dilakukan supaya menghindari kejadian yang tidak diinginkan di lingkungan sekitar. Namun dari hasil rukyah tersebut 'penunggu' pohon tampaknya tak begitu mengganggu.

Penunggu hanya menginformasikan bahwa ada keberadaan makhluk halus laki - laki dan yang menyebabkan suara tangisan itu merupakan seorang anak perempuan.

Menurut pengakuan Abdul Aziz warga sekitar, sang anak perempuan ini menangis lantaran mencari ibunya. "Katanya menangis mencari ibunya, tapi kalau penunggunya laki - laki. Itu kemarin dari hasil merukyah," ungkapnya.

Selain itu diduga dulu di sekitar lokasi pohon, konon terdapat sebuah makam, namun entah makam siapa baik Aziz maupun warga sekitar pohon tak mengetahuinya.

Di sisi lain akibat ramainya warga yang mendatangi lokasi pohon membuat kepolisian intensif melakukan patroli di sekitar lokasi pohon mengantisipasi dampak keamanan yang ditimbulkan.

"Kami pantau kalau ada potensi yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban. Makanya rencanamya akan dilakukan penebangan, pemiliknya tidak keberatan," tutur Kapolsek Puger AKP Ribut.

Sebelumnya warga sempat digegerkan oleh suara tangisan perempuan dari dalam pohon akasia setinggi 20 meter. Suara tangisan itu tampak terdengar jelas ketika menempelkan telinga ke bagian batang pohon.

Akibat kejadian tersebut warga berduyun - duyun mendatangi lokasi pohon yang berada di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Jumali

Share this Article :