Rekomendasi

Puluhan Kucing Warga Jaten, Mati Misterius?

Rabu, 29 Januari 2020 : 17.03
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Puluhan kucing warga  Desa Jaten, mati mendadak. Kematian mendadak kucing peliharaan warga ini, membuat panik sebagian pemiliknya.

 Informasi yang dihimpun hariankota.com, puluhan  ekor  kucing  ini mati mendadak, dalam kurun waktu dua  hari, mulai hari Minggu 26 Januari hingga 27 Januari 2020.

Kematian mendadak kucing ini, tersebar di sejumlah rukun  warga, yang berada di Perumahan Jos Rooyo Indah, seperti di  Rt 09 Rw 16 sebanyak 15 ekor,Rt 10 Rw 16 sebanyak 3 ekor,Rt 14 Rw 16 1 ekor. Di sedangkan di Dusun Tegal Jaten,  sebanyak 10 ekor kucing milik warga setempat juga mati mendadak

Ahmad Ludiyanto, warga Dusun Tegal Jaten, kepada hariankota.com, mengatakan, sebelum diketahui mati, lima ekor kucing peliharaannya tersebut, terlihat lemas, muntah, diare dan tidak mau makan. Tidak berselang lama, tiga dari lima kucing peliharaannya, mati, disusul dua ekor lainnya, sehari kemudian.

Hal senada juga dikatakan Joko Dwi Hastanto. Kelima ekor kucing kesayangannya yang merupakan peranakan kucing Anggora, juga mati menedadak.

“ Gejala awalnya, lemas, muntah, tidak mau makan. Tidak lama kemudian, kelima kucing saya mati,” ujarnya, Rabu (28/01/2020).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Pengawas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan-(Dispertan PP) Sutiyarmo, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya menerima lporan dari warga, mengenai kematian mendadak kucing peliharaan mereka.  Menerima laporan tersebut, jelasnya, Dispertan PP langsung melakukan pemeriksaan lapangan.

“ Saat dilakukan pengecekan  lapangan, kami sempat menemukan dua ekor kuciing yang sedang sakit dan langsung dilakukan observasi. Dari hasil pemeriksaan, penyebab kematian puluhan kucing tersebut, karena penyakit  Distemper yang disebabkan oleh virus . Kami memastikan bahwa virus ini penularannya antar sesame hewan dan tidak membahayakan manusia,” jelasnya

Penyakit Distemper yang disebabkan oleh virus ini, lanjut Sutiyarmo, menyerang hewan peliharaan, terutama kucing, pada saat terjadinya perubahan musim.

“ Kami menyarankan kepada warga pemilik hewan peliharaan, untuk sementara, membatasai ruag geraka hewan peliharaannya, terutama kucing dan memasukkannya ke dalam kandang, menejaga kebersihan hewan dan memberikan vaksin,” pungkasnya.


Reporter: Iwan Iswanda

Penulis: Iwan Iswanda

Editor: Mahardika


Share this Article :