Rekomendasi

Satpol PP Kota Solo Bongkar 21 Bangunan Tak Berizin dan Menutup Drainase

Jumat, 10 Januari 2020 : 21.46
Published by Hariankota
SOLO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo membongkar 21 bangunan tak berizin di pinggiran Jalan Mr. Sartono, pada Jumat (10/1/2020).

Selain tidak memiliki izin, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo yang juga ikut memantau jalannya pembongkaran, kepada wartawan mengatakan, sejumlah bangunan itu ditertibkan karena dinilai mengganggu saluran drainase di lokasi tersebut.

"Ini kami tertibkan karena bangunan menutup saluran, sehingga kalau hujan selalu banjir. Sehingga bangunan bangunan yang ada di atas saluran drainase ditertibkan dahulu," jelas Rudy.

Pihaknya, imbuh Rudy, pun telah mengidentifikasi empat lokasi saluran drainase yang tertutup bangunan. Nantinya, sejumlah saluran drainase itu akan diperbesar agar dapat menampung air dalam jumlah banyak.

Bangunan bangunan itu, telah ada sekitar 17 tahun terakhir. Namun sesuai ketentuan Pearturan Daerah (Perda), bahwa di tempat pendidikan, ibadah, kantor pemerintahan tidak boleh dipakai untuk pedagang kaki lima.

Sehingga bangunan yang menempel di dua bangunan sekolah itu pun terpaksa harus dibongkar. Selanjutnya, para pedagang yang bangunannya ditertibkan petugas, akan diarahkan ke shelter di kawasan Pasar Pucangsawit.

Selain di Jalan Mr Sartono, penertiban pun juga akan dilaksanakan di Jalan Adi Soemarmo dan Jalan Juanda.

Sementara itu, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Solo Agus Sis Woriyanto menyampaikan, penertiban tersebut dilakukannya secara persuasif dimana sebelum pembongkaran, pohaknya telah melakukan sosialisasi.

"Mereka (pemilik) sebelumnya sudah kami undang ke kantor untuk pembinaan. Setelah memahami lalu membuat pernyataan sanggup membongkar. Batas waktunya adalah 20 Desember," jelas Agus.

Kendati demikian pihaknya pun tidak terlalu kaku. Sehingga setelah para pemilik bangunan benar-benar telah siap, pembongkaran terhadap sejumlah bangunan itu pun baru dilakukan.

Adapun sejumlah bangunan yang ditertibkan, di antaranya ditempati pedagang minuman, parfum, kios isi ulang air mineral, warung makan. Penertiban berjalan lancar tanpa ada reaksi perlawanan.

Barang barang milik pedagang pun, sebelumnya juga telah dipindahkan dengan sendirinya oleh para pemiliknya.

Jurnalis: Kacuk Legowo

Editor: Gunadi

Share this Article :