Rekomendasi

Sidang Pra Peradilan Dugaan Perampasan Mobil, Polres Sukoharjo Mangkir

Jumat, 17 Januari 2020 : 20.20
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sidang praperadilan penanganan kasus dugaan perampasaan mobil oleh dua oknum anggota polisi di Pengadilan Negeri Sukoharjo, Jum'at (17/1/2020) ditunda.

Pantauan hariankota.com, semula sidang yang dipimpin hakim PN Sukoharjo Indriani ini, agendanya pembacaan permohonan. Namun lantaran pihak tergugat Polres Sukoharjo tidak hadir maka sidang tidak bisa digelar.

Atas putusan itu, Badrus Zaman, kuasa hukum Bima Saraswati (39) warga Klaten pelapor dua oknum anggota polisi atas dugaan perampasan mobil miliknya, mengaku sangat kecewa.

"Ya,ini sidang pertama pra peradilan. Jadi menurut kami (dengan tidak hadirnya pihak Polres Sukoharjo) biarlah nanti masyarakat yang menilai. Sebagai warga negara, kami mengikuti prosedur," kata Badrus usai sidang.

Badrus menyebut praperadilan ini diajukan atas tidak jelasnya penanganan dan penyidikan terhadap laporan yang telah disampaikan pihaknya tentang keterlibatan dua oknum polisi yang bertindak seperti debt collector merampas mobil kliennya.

Diketahui, Bima yang berdomisili di Bulakan, Sukoharjo telah melaporkan dua oknum polisi berinisial W dan D tersebut ke Propam dan Satreskrim Polres Sukoharjo sejak Jum'at (4/10/2019) silam.

"Makanya dengan ini, kami terpaksa mengajukan gugatan pra peradilan. Tuntutan kami yang jelas, supaya Polres Sukoharjo menindaklanjuti laporan kami itu. Karena itu adalah tanggung jawab polisi," tegas Badrus.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Kadek Arya Wiguna

Share this Article :