Rekomendasi

Tak Sesuai Peruntukan Jalan, Polisi Ancam Tindak Tegas Sepur Kelinci

Kamis, 30 Januari 2020 : 15.19
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Satlantas Polres Sukoharjo bakal menindak tegas kendaraan wisata atau biasa disebut sepur (kereta-Red) kelinci, becak motor (bentor) dan rice mill keliling yang nekat melintas dijalan raya..

"Jika mengacu pada Undang - Undang Lalu Lntas, hal itu tidak diperbolahlan. Semua kendaraan tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya," ungkap Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Marwanto kepada hariankota.com, Kamis (30/1/2020)

Namun begitu sebelum tindakan tegas dilakukan, para pemilik sepur kelinci, bentor dan rice mill, telah diajak berdialog dalam sebuah forum lalu lintas yang juga melibatkan, DLLAJ, Jasa Raharja, Samsat, Satpol PP dan pengamat transportasi.

"Kemarin (Rabu), kami sengaja mengundang mereka. Dengan mengikuti forum lalu lintas diharapkan mereka memahami untuk tidak melintas atau mengangkut penumpang di jalan raya,” ujar Marwanto

Mengutip keterangan perwakilan Jasa Raharja yang hadir dalam forum, Marwanto menyebut, bahwa penggunaan tiga jenis kendaraan tersebut di jalan raya tetap tidak dibenarkan.

"Jika terjadi lakalantas yang menimbulkan korban jiwa pun tidak akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja," imbuhnya.

Menjamurnya sarana trasportasi ilegal, seperti sepur kelinci dan bentor untuk angkutan umum di Sukoharjo juga mengundang keprihatinan sejumlah kalangan. Salah satunya, Budi Yulianto seorang pengamat transportasi

“Terus terang kalau kami melihat di jalanan ada rombongan ibu-ibu dan anak-anak naik sepur kelinci, kami selalu khawatir atas keselamatan mereka jika  terjadi apa-apa,” tuturnya saat ditemui.

Ia pun mendukung jika Satlantas Polres Sukoharjo akan menegakkan aturan melakukan tindakan tegas sebelum terjadi hal - hal yang tak diinginkan, semisal lakalantas di jalan raya utama.

"Langkah (penertiban) itu merupakan hal yang tepat. Sebab selama ini sepur kelinci sering terlibat lakalantas yang menimbulkan korban jiwa," pungkas Budi. 

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis : Sapto Nugroho
Editor: Jumali


Share this Article :