Rekomendasi

Tangsel Miliki 11 FEWS untuk Banjir Sejak 2017, Dimana Saja.?

Rabu, 08 Januari 2020 : 17.58
Published by Hariankota
TANGSEL - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah memiliki 11 Flood Early Warning System (FEWS) atau Sistem Peringatan Dini terhadap banjir, dengan melihat kubikasi ketinggian air di beberapa lokasi pinggiran sungai.

Kesebelas FEWS tersebut, diharapkan menjadi 'alarm' bagi Pemerintah Kota (Pemkot) dan masyarakat untuk menghadapi kemungkinan bencana banjir, seperti yang terjadi awal Januari kemarin.

Terungkap lokasi-lokasi pemasangan FEWS saat berbincang-bincang dengan Kepala Bagian Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana (PTRRB) pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Tangerang Selatan, Nur Hidayat.

Nur Hidayat menerangkan bahwa Pemkot Tangsel telah bekerja sama dengan BPPT dalam hal pembelian dan pemasangan FEWS sejak 2017 lalu lewat Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dikarenakan alat (FEWS untuk Banjir) yang dibeli dari Jerman rusak.

"Awalnya mereka beli dari luar (Jerman) terus alat itu rusak. Mereka lalu menghubungi kita, kebetulan kita memang ada alatnya. Jadi kerjasama, sampai pemasangan sama kita. Terakhir pemasangan itu 2018 kalau tidak salah," kata Nur diruang kerjanya, Rabu (8/1/2020).

"Lokasinya itu (FEWS) ada di Sungai Kedaung Bukit Pamulang Indah (BPI), Sungai Kedaung Pamulang Indah MA, Sungai Ciputat SMAN 05, Sungai Ciputat Taman Mangu, Sungai Cibenda Hulu, Sungai Cibenda Hilir, Sungai Ciputat Hulu, Sungai Ciputat Japos, Sungai Serua Hulu, Sungai Serua Hilir, Sungai Cantiga," tambah Nur Hidayat.

Nur Hidayat meyakini bahwa alat tersebut berfungsi dengan baik. FEWS akan mengirimkan foto-foto yang ada di sungai-sungai tersebut, guna memberikan informasi tentang debit air.

"Jadi untuk menghemat kuota, kami sematkan teknologi foto. Frame by frame akan dikirimkan, guna melihat ketinggian air. Cuma memang beberapa tidak berfungsi saat ini, mungkin karena kuotanya tidak diisi oleh dinas terkait.

Harusnya FEWS itu bisa menjadi 'alarm' bagi warga yang terdampak banjir, jika data-data (di DPU) disebarkan ke instansi terkait (BPBD), dan diteruskan kepada masyarakat," tandasnya.

Jurnalis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi

Share this Article :