Rekomendasi

TKI Yang Bekerja Di Negara Terjangkit Virus Corona :Dinas Tenaga Kerja Karanganyar Belum Terima Laporan

Senin, 27 Januari 2020 : 18.19
Published by Hariankota

KARANGANYAR - Sejak penyebaran virus Corona, hingga saat ini, Pemerintah kabupaten Karanganyar, belum menerima laporan terkait kondisi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di sejumlah negara yang terjangkit virus mematikan ini.

Kepala seksi (Kasi)  penempatan kerja dan transmigrasi  Disdagnakerkop UKM, Sri Suryatin, kepada hariankota.comsenin (27/01/2020) mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, ratusan TKI legal  tersebut  tersebar di sejumlah negara. Seperti di Taiwan sebanyak 10 orang, Singapura 53 orang, Malaysia 157 orang Hongkong 68 orang serta Brunai Darussalam sebanyak 2 orang.

“ Ini merupakan TKI resmi. Sedangkan untuk TKI Ilegal, kami tidak memiliki data sama sekali. Sampai saat ini, kami belum menerima informasi dan laporan, apakah mereka terdampak atau tidak,” kata dia, Senin (27/01/2020).

Meski belum menerima laporan, pihaknya terus melakukan pemantauan, baik melalui keluarga maupun pemerintah pusat.

“ Kita akan terus pantau perkembangannya. Kita berharap, TKI yang berasal dari Karanganyar, tidak ada yang terserang virus Corona ini,” harapnya.

 Disisi lain, Sri Suryatin mengungkapkan, Disdagnakerkop UKM, juga melakukan pemantauan terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di sejumlah perusahaan di Karanganyar. Menurut  Sri Suryatin, ada 12 TKA yang menetap dan bekerja di Karanganyar, dengan perincian, 2 TKA berasal dari Tiongkok, 5 TKA dari Taiwan, 1  dari China, 1 daru  Amerika Serikat, 1 dari  Jepang, 1 dari  India, serta 1 TKA berasal dari Filipina. Sedangkan  697 TKA lainnya tidak menetap, namun bekerja di Karanganyar.

“ Hanya dua belas TKA yang menetap di Karanaganyar yang bisa kita pantau. Sedangkan yang lain, tidak bisa dilakukan pemantauan. Untuk pemantauan kesehatan, kami akan melakukan koordinasi dengan Dinsa Kesehatan,” terangnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi




Share this Article :