Rekomendasi

Aktivis Anti Korupsi: Gedung DPRD Tangsel Sempat Jadi Temuan BPK 2 Miliar

Senin, 17 Februari 2020 : 19.27
Published by Hariankota
TANGSEL - Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang sempat disebut-sebut memiliki kualitas yang tidak sepadan dengan anggaran yang digelontorkan, kini mendapat sorotan dari Aktivis Anti Korupsi, Suhendar.

Suhendar menyatakan, dalam hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gedung DPRD Kota Tangsel, Pemerintah Kota (Pemkot) sempat diketahui kelebihan membayar kepada kontraktor sekira Rp.2 miliar.

"Jadi dalam hasil audit (BPK), Pemkot Tangsel itu kelebihan bayar Rp.2 miliar. Nah, kelebihan bayar kepada kontraktornya sudah dikembalikan atau belum? Itu yang yang harus dipertanyakan," kata Suhendar kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Dalam temuan hasil audit tersebut, menurut Suhendar, Gedung DPRD Kota Tangsel seharusnya sudah diserahkan pada September 2017. Namun pada kenyataannya, tambahnya, baru dapat diserahkan pada Juni 2019.

"Harusnya (Gedung DPRD) diserahkan pada September 2017, tapi molor kan. Nah, Pemkot sudah bayar full tuh, jadi menurut audit BPK, Pemkot Tangsel kelebihan bayar," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang baru genap satu tahun diserahterimakan Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR), sudah terdapat kerusakan dibeberapa bagian. Selain toilet yang rusak dan bau, Ruang Rapat Paripurna pun kerap bocor kala hujan turun.

Menanggapi hal tersebut, Aji Bromokusumo salah seorang Anggota Komisi IV dari PSI menanggapi bahwa, gedung yang telah menghabiskan uang rakyat hingga Rp. 200 miliar tersebut tidak berkualitas, jika dibandingkan dengan kondisi didalamnya.

"Yang menjadi pertanyaan, dari kontraktor kondisi seperti itu kok bisa diserahterimakan ke DBPR, dan mau (terima) Berita Acara Serah Terima (BAST) kondisi seperti itu, dan lebih jauh kenapa diserahterimakan ke Setwan dan mau terima? Itu bukan sekedar perbaikan toilet, gedung itu perlu diaudit menyeluruh. Fraksi PSI tidak ingin berpikir indikasi apapun. Kami hanya ingin memastikan bahwa Rp. 200M uang rakyat itu tepat peruntukannya yaitu rumah kita bersama seluruh rakyat Tangsel yang bisa dibanggakan, kualitas yang sesuai dengan Rp. 200M itu tadi," kata Aji.


Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Mahardhika

Share this Article :