Rekomendasi

Awas, Kejahatan Rampas Sepeda Motor Mengintai di Jalan Sepi Sukoharjo

Selasa, 04 Februari 2020 : 17.33
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Peringatan bagi masyarakat jika malam hari melintas ditempat sepi agar meningkatkan kewaspadaan. 
P
 pelaku kejahatan dengan sasaran perampasan harta benda sering mengintai, bahkan tak jarang para pelaku tega melukai korban.

Seperti penuturan Kapolsek Gatak  Polres Sukoharjo AKP Yulianto, saat dikonfirmasi hariankota.com, Selasa (4/2/2020) malam, bahwa telah terjadi tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) berupa perampasan sepeda motor dijalan sepi, dengan korban bernama Agung Saptopo, warga Dukuh Cangakan, Desa Wironangan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

"Ya betul, kejadiannya pada Senin (3/2/2020) dinihari tadi sekira pukul 03.30 WIB. Satu unit motor Honda Beat AD 3576 NV milik korban dirampas para pelaku. Lokasinya saat itu memang sepi," terang Kapolsek.

Sebelum merampas sepeda motor, pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang ini terlebih dahulu melukai korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Akibat sabetan sajam tersebut, korban menderita luka dibagian punggung.

"Kejadiannya itu di jalan desa depan Balaidesa Wironanggan. Saat itu, korban habis mengantarkan dagangan berupa ondhe-ondhe ke Pasar Daleman, Kecamatan Baki. Jadi, korban ini sedang dalam perjalanan pulang," ungkap Kapolsek.

Semula sebelum kejadian, saat itu korban dipepet pelaku yang berboncengan sepeda motor. 

Mereka mengenakan penutup muka, dan sempat menghardik korban dengan kata-kata umpatan. Korban yang belum mengerti maksud umpatan itu, tiba - tiba dibacok celurit oleh salah satu pelaku yang membonceng. Akibatnya korban mengalami luka di punggung.

"Setelah itu, sepeda motor korban oleng dan terjatuh. Disaat tak berdaya itulah, kemudian para pelaku membawa kabur sepeda motor korban. Sedangkan empat pelaku lainnya disebutkan mengawasi aksi perampasan tak jauh dari lokasi. Korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha mengejar pelaku namun upaya itu tidak berhasil," tutur Yulianto.

Menurut Kapolsek, lokasi kejadian memang agak jauh dari pemukiman,  sehingga ketika peristiwa kejahatan itu berlangsung, korban kesulitan mendapatkan bantuan warga. 

Diduga kondisi itu sengaja dimanfaatkan para pelaku agar leluasa menjalankan aksi kejahatannya.

“Saat ini kami langsung menindaklanjuti laporan korban untuk sesegera mungkin  menangkap para pelaku bekerjasama dengan Satreskrim Polres Sukoharjo. Semoga saja bisa segera tertangkap,” ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho mengaku sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia tak menampik kemungkinan jika pelaku curas itu berjumlah enam orang.
"Dua eksekutor dan empat lainnya mengawasi lokasi," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi




Share this Article :