Rekomendasi

Gandeng BPS, Pemkab Sukoharjo Bakal Gelar Sensus Penduduk 2020 Secara Online

Kamis, 06 Februari 2020 : 18.49
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Pemkab Sukoharjo bersama Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan pendataan atau Sensus Penduduk (SP) Tahun 2020 dalam dua periode yakni, melalui cara online dan pencacahan langsung di lapangan.

"Dasar pelaksanaannya, UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah No.51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Statistik, dan rekomendasi PBB Tahun 2020," terang Asisten II Sekda Sukoharjo Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Widodo usai rapat koordinasi dengan BPS, Kamis (6/2/2020). 

Dalam pelaksanaanya, BPS disebutkan akan menggunakan metode kombinasi dengan memanfaatkan Data Administrasi Kependudukan (Adminduk) Dirjen Disdukcapil sebagai data dasar untuk pendataan penduduk secara lengkap, dan memanfaatkan berbagai jenis pengumpulan data menggunakam gawai.

"Rakor ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka mensosialisasikan pelaksanaan sensus penduduk di Kabupaten Sukoharjo serta menjalin kerjasama kepada seluruh pihak agar turut serta mensukseskan pelaksanaannya nanti," kata Widodo yang hadir disertai Kepala Badan/Dinas/Bagian OPD dan Camat se-Kabupaten Sukoharjo.

Dijelaskan, sensus penduduk akan dilaksanakan dalam dua periode yaitu, periode pertama dilaksanakan secara online dengan cara klik membuka link sensus.bps.go.id mulai 15 Februari-31 Maret 2020, serta verifikasi dan pencacahan lapangan yang dilaksanakan mulai  1-31 Juli 2020. 

"Pada verifikasi lapangan sekaligus penyisiran, nanti dilakukan pengecekan keberadaan penduduk berdasarkan daftar penduduk bersama ketua atau pengurus satuan lingkungan setempat. Kegiatan ini sangat penting karena hasilnya akan dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah untuk perencanaan pembangunan," paparnya.

Untuk itu, mewakili Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Widodo mengintruksikan kepada seluruh Pimpinan OPD dan Camat agar berpartisipasi aktif mendukung penuh kegiatan SP 2020 ini. 

"Kami minta untuk berkoordinasi intensif ke setiap lembaga, jajaran pemerintah pusat dan daerah dengan melibatkan Lurah, Kades hingga pengurus satuan lingkungan setempat terkecil, RT, RW, Dusun, lingkungan dan sebagainya,” tandas Widodo.

Pantauan hariankota.com, pada kesempatan ini Kepala BPS Sukoharjo, Sri Ariyanto, menambahkan bahwa SP 2020 adalah pendataan penduduk atau warga secara menyeluruh yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

“Sensus kali ini yang ketujuh kalinya dilaksanakan di Indonesia sejak dimulai 1961. Kami  berharap kepada seluruh masyarakat untuk turut mensukseskan SP 2020, demi kebaikan bersama untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia," tutupnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayuwati


Share this Article :