Rekomendasi

Imbas Arab Saudi Antisipasi Virus Corona, Ratusan Warga Tangsel Batal Umroh

Kamis, 27 Februari 2020 : 22.05
Published by Hariankota
TANGSEL – Ratusan warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) batal menjalankan ibadah umroh ke tanah suci Mekah, Arab Saudi.

Hal itu disebabkan adanya imbauan penangguhan pengurusan visa dan umroh kepada warga negara asing yang akan berkunjung ke Arab Saudi sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona yang mulai hari ini dihentikan.

“Ada 621 jamaah umroh dari Tangsel yang ditunda keberangkatannya. Baik yang sudah di bandara, maupun yang nanti akan berangkat. Tadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pak Toto juga nelpon saya, dia juga rencananya berangkat umroh bulan Maret, pegawai kita juga ada lima yang dipending keberangkatannya,” kata Kepala Kanwil Kemenag Tangsel, Abdul Rozak saat dikonfirmasi, Kamis (27/2/2020).

Rozak mengungkapkan, penangguhan jamaah umroh baru terhitung hari ini. Sementara, untuk pencabutan waktu penangguhannya itu, dia mengaku belum ada informasi lebih lanjut. Sebab, Pemerintah Arab Saudi sendiri belum memastikan sampai kapan penangguhan tersebut akan dilaksanakan.

“Kalau penangguhannya sih terhitung hari ini, Cuma sampai kapannya kita belum tahu, nunggu info lebih lanjut dari pemerintah Arab Saudi,” ungkapnya.

Sejauh ini, Rozak menuturkan, pihaknya belum mengetahui kerugian yang dialami biro perjalanan umroh.

Penangguhan pemberangkatan jamaah umroh ini, kata Rozak, bukan saja hanya dialami oleh jamaah dari Indonesia saja. Tetapi, negara-negara lainnya pun terkena penangguhan dari pemerintah Arab Saudi.

“Pihak travel belum ada yang melapor. Soal kerugian, ya itu bagian dari resiko bisnis, lagian yang ditunda juga bukan hanya Indonesia saja, tetapi banyak negara-negara lain juga,” tuturnya.

Dari keputusan yang dikeluarkan Pemerintah Arab ini, Rozak mengimbau, agar masyarakat menghormati keputusan Arab Saudi, sebab keputusan tersebut sebagai bentuk antisipasi menyebarnya virus corona.

Kemudian, dia juga meminta para pengelola biro perjalanan umrah untuk pro aktif mengelola informasi kepada para jemaahnya.

“Kami meminta semua Jemaah umrah Indonesia untuk bersabar sambil menunggu pemerintah Arab Saudi membuka kembali, dan pihak travel juga harus pro aktif untuk memberikan informasi kepada jamaahnya,” pungkasnya.


Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Jurnali

Share this Article :