Rekomendasi

Laka Maut: Panther Gasak Dua Sepeda Motor Dan Anggota Polisi

Rabu, 05 Februari 2020 : 19.24
Published by Hariankota
SRAGEN - Kecelakaan maut terjadi  di perlintasan kereta api yang berada  selatan Alun-Alun Sragen, Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 06.45 pagi. 

Mobil Isuzu Panther  yang hilang kendali, menabrak dua pengendara sepeda motor dan satu anggota polisi yang sedang bertugas. 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan maut ini, namun pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, mobil Isuzu Panther warna abu-abu, Nopol B-8855-TQ, dikemudikan oleh Sudar (49), warga Ngledok, Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan Sragen Kota. 

Sedangkan penegendara sepeda motor diketahui bernama Joko Haryadi (49), warga Margoasri RT 32/9, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Dia mengendarai Suzuki Spin AD 6648 US namun berhasil selamat tanpa mengalami luka. Pengendara  sepeda motor lain, adalah Rani Irawati (41) yang mengendarai Honda Vario AD 2907 ASE, warga Jetak Kidul,  2/5, Jetak, Sidoharjo, Sragen.Korban mengalami luka kaki kanan patah, jari tangan kiri lecet, da dirawat  di RS Mardi Lestari Sragen.

Sedangakan anggota polisi yang juga menjadi korban adalah  Brigadir Andika Ponco (34) anggota Sabhara warga Dalangan RT 22, Kliwonan, Masaran, Sragen.Dia mengalami luka pada kaki kanan sobek dan menjalani perawatan di RS Mardi Lestari Sragen.    

Menurut sejumlah saksi mata, mobil awalnya melaju dari arah selatan. 

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali usai melintasi rel kereta api.

Mobil kemudian  menabrak dua sepeda motor korban yang berada di depannya  serta anggota polisi yang sedang bertugas. Mobil baru berhenti, setelah menabrak pembatas jalan.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasatlantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto, mengatakan, kecelakaan tersebut lebih disebabkan kelalaian pengemudi mobil. 

Menurut Kasat lantas, pengeudi mobil dikatehui baru bisa menyetir mobil. Saat melintas di lokasi kejadian, peenegmudi panic dan tidak dapat mengendalikan mobil yang dikemudikannya.

“ Pegemudi menegaku jika baru bisa menyetir mobil. Pada saat melintas rel dia langsung panik. Mau injak rem keliru menekan  gas. Akhirnya mobil melaju tidak terkendali," ungkap  Kasatlantas Sugiyanto, Rabu (5/2/2020).

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :