Rekomendasi

Perbup Muncul, Karayawan Edu Park Karanganyar Dirumahkan?

Kamis, 27 Februari 2020 : 21.37
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebanyak 28 karyawan PUD Aneka Usaha yang mengelola Edu Park, dirumahkan, menyusul terbutnya peraturan bupati (Perbup) No 8 tahun 2020 tentang restrukturisasi dan reorganisasi perusahaan milik Pemkab Karanganyar tersebut.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, pemberhentian para karyawan ini, akan dimulai per 1 Maret 2020.

Disisi lain, penataan terhadap PUD Aneka Usaha ini juga berdampak , dewan pengawas yang sebelumnya dijabat oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Titis Jawoto, juga mundur.

Dalam Perbup tersebut, untuk posisi dewan pengawas, yang selama ini dijabat dinas teknis, dengan diberlakukannya Perbup tersebut, maka harus diisi melalui proses seleksi.

Direktur utama (Dirut) PUD Aneka Usaha, Samidi, kepada hariankota.com, Kamis (28/02/2020) mengakui jika para karyawan yang ada saat ini akan ditata ulang. Samidi menjelaskan, jika pemberhentian ara karyawan yang rata-rata telah bekerja selama empat tahun atau sejak berdirinya persahaan, bukan disebabkan karena kinerja yang buruk. Melainkan, menurut Samidi, merupakan amanat Perbup No 8 tahun 2020.

“ Nanyi akan kita nolkan dulu. Seluruh karyawan akan berhenti. Nanti baru akan dilakukan seleksi kembali sesuai dengan kebutuhan. Untuk proses seleksi, sepenuhnya akan dilakukan oleh pemkab Karanganyar,,” kata Samidi.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai operasional perusahaan saat masa transisi, Samidi mengungkapkan akan dikelola oleh Pemkab dan menempatkan Satpol PP sampai ada perekrutan karyawan baru.

“ Untuk sementara, operasional edu park  akan dilakukan oleh Pemkab dengan menempatkan personil Satpol PP,” ungkapnya.

Disisi lain, salah satu karyawan  PUD Aneka Usaha yang enggan disebutkan namanya, mengaku kcewa dengan keputusan pemkab karanaganyar ini. Pria yang telah bekerja selama 4 tahun dengan penghasilan Rp900.000 per bulan, meminta Pemkab untuk mengkaji ulang keputusan dengan merumahkan para karyawan itu.

“ Saya pribadi menyesalkan. Tapi mau gimana lagi. Kalau pun dirumahkan, saya berharap, saat ada perekrutan baru, kami mantan karyawan diberikan prioritas,” harapnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :