Rekomendasi

Perda RT RW Berubah, Investor Mulai Melirik Sejumlah Wilayah di Karanganyar

Rabu, 19 Februari 2020 : 14.59
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Karanganyar, 2013-2032 yang menggantikan Perda RT RW No 1 tahun 2013, sejumlah wilayah mulai dilirik para calon investor. Wilayah yang paling banyak diminati adalah kecamatan Colomadu, Kecamatan Jaten dan Kecamatan Kebakramat. 

Informasi yang dihimpun hariankota.com, salah satu alasan para invesyor memilih kawasan ini, karena dinilai sangat strageis dan menguntungkan dari sisi pengembangan bisnis.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karanganyar, Timotius Suryadi, kepada hariankota.com, Rabu  (19/02/2020), mengatakan, Perda RT RW yang lama, pengembangan sektor industru sangat terbatas. 

Disisi lain  jelas Timotius perkembangan wilayah Karanganyar cukup strategis, terutama dengan dibukanya akses jalan tol.

“ Dengan perubahan Perda RT RW ini, memang tiga kecamatan, yakni Colomadu, Jaten dan Kebakramat paling banyak dilirik calon investor. Bisa jadi salah satu pertimbangannya, karena kemudahan akses dan sangat menguntungkan dai sisi pengembangan bisnis,” terang Timotus.

Menurut Timotius, Perda RT RW yang telah ditetapkan ini, diharapkan akan berdampak positif terhadap perkembangan iklim investasi di Karanganyar.

 “ Hal tersebut telah kita koordinasikan dengan semua dinas terkait.  Kita juga akan memberikan kemudahan kepada apara calon investor. Pengusaha juga kita tawarkan banyak hal agar berinvestasi ke Karanganyar. Muaranya, akan tercipta lapangan pekerjaan bagi warga. Masyarakat juga  memiliki  ruang untuk mengembangkan usaha kecil menengah,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai target investasi, Timotius belum dapat mamastikan. Pasalnya, menurut mantan Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan ini, para acalon investor  baru mengajukan permohonan.

“ Kita belum bisa bicara angka. Karena proses baru mulai. Penanaman modal itu, tidak semudah membalik telapak tangan. Masih butuh proses. Yang jelas, kita tetap berupaya nilai nvestsi yang masuk ke Karanganyar, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” kata dia.

Ditambahkannya untuk nilai investasi penanaman dalam negeri (PMDN) tahun 2019, sebesar Rp5,6 triliun, sedangkan untuk penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp1 triliun dengan total nilai investasi secara keseluruhan mencapai Rp6,7 triliun.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Mahardika


Share this Article :