Rekomendasi

Pilkada Sragen Dipastikan Tanpa Calon Independen

Rabu, 26 Februari 2020 : 18.02
Published by Hariankota
SRAGEN - Gelaran pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sragen yang akan digelar pada bulan September 2020 mendatang, dipastikan tanpa diikuti oleh calon perseorangan atau calon indepeden.

Disisi lain, pertarungan Pilkada di bumi Sukowati ini, juga akan berlangung  seru. Pasalnya, wakil bupati petahana, siap menghadang laju calon bupati petahana yang akan maju melaui PDIP dengan menggandeng politisi PKB, Suroto sebagai calon wakil bupati.

Informasi yang dihimpun hariankota.com di Komisi pemilihan Umum (KPU) Sragen, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan,  Suroto-Suparman, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai salah satu kontestan dalam Pilkada Sragen mendatang.

Pasangan yang didaftarkan oleh organisasi  atua komunitas tikus Pithi ini, hingga batas akhir penutupan pendaftaran calon perseorangan pada hari Minggu (23/02/2020)lalu, mereka  hanya mampu mendulang dukungan sebanyak 22.000 orang. 

Angka dukungan ini jauh dari persyaratan minimal dukungan  sebanyak 58.268 orang yang dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP).

" Dalam sistem informasi Silon KPU, pasangan Suroto-Suparman baru bisa menginput data sekitar 22.000 dukungan. Jumlah itu masih terpaut jauh dari persyaratan minimal yakni 58.268 dukungan. Dengan demikian, KPU menyatakan,bakal pasangan calon tersebut, tidak memenuhi persyaratan sebagai calon bupati dan wakaial bupati dalam Pilkada mendatang," kata Ketua KU Sragen Minarso, Rabu (26/02/2020).

Sementara itu, setelah ditinggal pasangannya dalam Pilkda tahun 2014 lalu, wakil bupati Sragen, Dedy Endriyatno, akhirnya mendapat pasangan  untuk bertarung dalam Pilkada medatang. Politisi PKS tersebut, secara resmi menggandeng Sukiman, salah satu pengusaha, warga Kedawung, Sragen. 

Keduanya dipertemukan  Lingkar Kajian Kebijakan dan Stategi Perubahan Sragen (Lintas).  Saiful Hidayat, koordinator Lintas, kepada hariankota.com, mengungkapkan,   pertemuan keduanya berlangsung di Jakarta.

Berdasarkan hasil pertemuan yang berlangsung lebih dari 7 jam tersebut, disepakati Sukiman dan Dedy siap maju dalam Pilkada Sragen  dengan posisi, sukiman sebagai calon bupati dan Dedy, sebagai calon wakil bupati.

“ Pasangan Sukiman-Dedy,  merupakan komposisi ideal untuk menantang petahana. Sukiman berlatar belakang seorang pengusaha, serta memiliki gelar Doktor  yang mumpuni,” ungkap Saiful Hidayat, Rabu (26/02/2020).

Kesepakatan ini, jelas Saiful,  segera disampaikan ke kalangan parpol yang sejak awal sudah menggalang kekuatan untuk memebentuk poros baru. 

Saiful menambahkan dimungkinkan Sukiman akan maju melalui Partai Golkar, Dedy dari PKS serta mendapat dukungan dari parpol-parpol lain, di luar PDIP dan PKB.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :