Rekomendasi

Puluhan Siswa di Karanganyar Diduga Keracunan Makanan

Selasa, 18 Februari 2020 : 18.19
Published by Hariankota
KARANGANYAR ,- Sebanyak 25 siswa  siswi sekaligus santri Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah, Jumapolo, diduga mengalami keracunan makanan, Senin (17/02/2020) malam. Para siswa kelas VI  ini diduga mengalami keracunan saat makan malam yang disajikan oleh pihak sekolah.

Wakil kepala sekolah (Wakasek) SDIT Muhammadyah Jumapolo, Nuruddin, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, kejadian bermula sekitar pukkul 18.30, saat para siswa makan malam yang disajikan oleh pihak sekolah dengan lauk  daging ayam goreng tepung serta saos.

Menurut Nuruddin, dua jam setelah makan, atau tepatnya pukul 21.00, para siswa mulai mengalami pusing dan mual. 

Mengetahui banyak siswa yang mengalami pusing dan mual, jelasnya, secara bergantian para siswa ini,   dibawa ke Puskesmas Jumapolo. Dari 25 siswa tersebut,ujarnya, hanya lima  siswa yang menjalani rawat inap, sedangkan sisanya menjalani rawat jalan.

"Siswa siswi kami ini mengalami mual dan pusing usai makan malam dengan lauk ayam goreng tepung. Secara bergantian, mereka kami bawa ke Puskesmas untuk menjalai pemeriksaan,” terangnya, selasa (18/02/2020).

Sampai saat ini, Nuruddin menambahkan, pihak sekolah masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan para siswanya.

“ Kami masih terus memantau perkembangan kesehatan anak didik kami tersebut,” ujarnya.

Taryadi, bidang pengendalian penyakit menular dan tidak menular Puskesmas Jumapolo, menyatakan, para siswa yang menjalani pemeriksaan dan perawatan ini, awalnya mengalami pusing, sesak nafas dan muntah.

“ Gejala awalnya, mereka mengalami , pusing, sesak nafas, dan muntah. Kita langsung menangani dengan memberikan obat. Sampai saat ini, kami masih mencari tahu penyebabnya dengan membawa sisa makanan ke laboratorium,” jelasnya.

Natasya, salah satu siswa yang menjalani perawatan, mengungkapkan, saat makan, daging ayam goreng sudah bau. Tapi karena lapar, Natasya tetap makan daging yang telah bau tersebut karena lapar.

“ Saat makan, saya merasa aneh, karena ayam sudh bau. Tapi tetap makan, karena lapar.Setalah makan, selang tiga jam ke,udian, kepala saya terasa pusing dan perut mual, namun tetap saya tahan dan baru pagi harinya saya melaporkan ke pihak asrama dan langsung dibawa ke Puskesmas,” ungkapnya.

Terpisah,  Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, melalui Kapolsek Jumapolo, AKP  Sudirman, mengatakan, telah mengamankan sisas makanan, berupa sisa ayam yang mentah, saos, dan tepung.

“ Sisa makanan sudah kita amankan untuk diperiksa di laboratorium. Hasilnya seperti apa, kita tunggu saja

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi




Share this Article :