Rekomendasi

Puluhan Warga Tertipu Oknum Supervisor Sebuah Dealer Sepeda Motor

Selasa, 11 Februari 2020 : 17.28
Published by Hariankota
SRAGEN - Mengaku tertipu, puluhan  warga melaporkan oknum supervisor salah satu dealer sepeda motor ke Polres Sragen, Selasa (11/02/2020). 

Sebelum melaporkan ke polisi, ratusan warga ini, ramai-ramai mendatangi dealer Nusantara Sakti Sragen (NSS) untuk mencari keberadaan Mustakim, yang merupakan supervisor perusahaan tersebut.

Puluhan  warga tersebut, tertipu oleh tawaran program dari supervisor tersebut, dengan iming-iming potongan harga  besar-besaran. Akibat tawaran bodong terseut, para   korban  mengalami kerugian puluhan juta rupiah per orang,  dengan kerugian lebih dari Rp 2 miliar.

Salah satu korban, S, asal Sukodono mengungkapkan, awalnya dia  ditawari program promo potongan harga  sepeda motor baru  oleh Mustakim 2019 lalu. Saat itu ia ditawari promo Honda Vario baru dengan harga tunai Rp 20,5 juta sementara harga normalnya Rp 24 juta.

" Sepeda motor sudah saya bayar lunas.  Motor sudah diantar, tapi ternyata dari kantor kok nagih lagi. Ternyata uangnya tidak disetorkan ke kantor. Hanya dibayarkan uang muka," ungkapnya, Selasa (11/02/2020).

Korban lain, Doni Wisnu Nugroho (30) asal Dukuh Ngamban RT 1, Gawan, Tanon, Sragen mengatakan dirinya membeli enam motor dari Mustakim.

Menurut penutrannya, enam unit sepeda motor tersebut,  sudah dibayar lunas kepada  Mustakim.  Namun ternyata dari NSS,  masih menagih dan menyatakan kalau dirinya membayar setoran total Rp 80 juta dari enam motor itu.

Menurutnya, enam unit sepda motor yang dibelinya tersebut, masing-masing, sepeda motor PCX dua unit, Supra x 125, Scoopy dan  Vario Tekno 125.

Dijelaskannya,  Mustakim menawarkan bonus potongan harga. Jika haraga normalnya satu unit sepeda motor seharga Rp23 juta, hanya disuruh bayar Rp 17-18 juta.

“ Yang dia tawarkan  ada potongan khusus. Dengan catatan bayar lunas di awal, tapi diakadkan kredit, kita nggak perlu bayar angsuran. Ternyata kami nggak tahu kalau uangnya nggak disetorkan," ujarnya.

Sementara itu, Kabag  Ops Polres Sragen, Kompol Yohanes mengatakan puluhan konsumen NSS itu datang untuk melapor karena merasa tertipu. Menurutnya,  Polres Sragen  telah menerima laporan tersebut.

"Mereka merasa tertipu. Kami akan mendalami laporan warga ini.  Kasusnya sudah ditangani Satreskrim," jelas Kabag Ops.

Disisi lain, belum ada pernyataan resmi dari dealer sepeda motor,  NSS . Tidak ada satupun pernyataan yang diperoleh ketika awak media meminta konfirmasi atas kasus ini.
Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Share this Article :