Rekomendasi

Siaga Banjir dan Longsor, Kodim 0726/Sukoharjo Susur Bengawan Solo

Senin, 03 Februari 2020 : 20.46
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Setelah Pemkab Sukoharjo menggelar apel kesiapsiagaan seluruh potensi SAR tanggap bencana banjir dan longsor, Kodim 0726/Sukoharjo bersama sejumlah anggota SAR Sukoharjo melakukan susur sungai mengecek aliran Bengawan Solo, Senin (3/2/2020)

Pantauan hariankota.com, tim susur aliran Bengawan Solo dipimpin langsung oleh KOmandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa didampingi Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pangunkas menggunakan 3 perahu karet LCR (Landing Craft Rubber).

"Kegiatan ini adalah untuk mengecek dimana kemungkinan ada potensi terjadinya banjir yang ada di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo dengan mengecek di mana ada titik-titik mungkin ada timbunan sampah, atau limbah yang dibuang di sungai," terang Dandim

Dari penyusuran ini, nantinya oleh Dandim disebutkan jika ada temuan timbunan sampah atau benda - benda lain yang menghambat aliran dan berpotensi menimbulkan banjir, maka akan ditindaklanjuti dengan aksi bersih - bersih sungai bersama seluruh potensi SAR yang ada.

"Selain itu, kami juga mengecek titik-titik sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo yang rawan dan berpotensi mengakibatkan terjadinya longsor atau abrasi. Jadi, ini sekaligus juga untuk pemetaan yang akan kami tindak lanjuti dengan penghijauan," jelas Dandim.

Untuk kegiatan penghijauan, Chandra menyebut telah menyiapkan bibit tanaman keras atau rumput akar wangi. Dengan tanaman ini diharapkan dapat menjaga bantaran aliran Bengawan Solo tetap aman dan terhindar dari bencana erosi akibat tingginya curah hujan.

"Dengan adanya penanaman akar wangi ini kedepannya tidak terjadi sedimentasi yang memicu pendangkalan sungai. Sebab, jika tidak segera dicarikan solusi dengan penghijauan, nantinya menyebabkan banjir khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo," tutur Chandra.

Usai penyusuran sepanjang sekira 6 kilometer dari Jenbatan Timang, perbatasan Wonogiri- Sukoharjo hingga Dam Colo Nguter, Sukoharjo, ditemukan ada beberapa bibir sungai yang mulai terkikis. Oleh tim, temuan ini langsung dipetakan dan dicatat menggunakan koordinat GPS.

"Kami ada tim sungai dan tim darat, tim sungai menyusur secara langsung dan tim darat dilakukan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mereka akan mengecek secara langsung dan mencatat titik-titiknya dimana lalu dipetakan, kemudian akan kami laksanakan resik-resik Bengawan Solo dan sekaligus penghijauan," pungkasnya.

Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :