Rekomendasi

Soal Pilkada Tangsel, Pengamat: Kalo Mau Menang, Minimal 13 Miliar

Rabu, 05 Februari 2020 : 17.57
Published by Hariankota
TANGSEL - Pengamat politik dari Financial Reform Institute Ichsan Modjo menyatakan untuk memenangkan pertarunan Pilkada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), calon walikota harus mengantongi finansial sedikitnya Rp.13 miliar.

"Kalo mau menang di Tangsel, minimal calon punya duit Rp.13 miliar. Faktanya begitu," kata Ichsan kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Ichsan menambahkan, hal tersebut membuat kader-kader partai tidak diperhitungan oleh Partai Politik (Parpol). Selain dana yang besar, elektabilitas kader pun menjadi pertimbangan.

"Walaupun masyarakat sekarang sudah cerdas, mereka (masyarakat) tetap berpikir bahwa ada uang ada barang. Paradigma lama seperti itu, sepertinya sulit untuk dipunahkan. Makanya kader-kader yang ngga punya uang, tidak akan diperhitungkan partai. Selain elektabilitas dari kader itu sendiri, finansial menjadi salah satu indikator parpol untuk mengusung kadernya," tambahnya.

Menanggapi hal itu, salah seorang Bakal Calon Walikota Tangsel Fahd Pahdepie menuturkan bahwa dana politik tidak sekaku itu (minimal Rp.13 miliar).

"Politik memang ada 'harga'nya. Tapi tidak sekaku itu lah. Politik itu tentang apa yang akan dikerjakan nantinya. Dari jumlah bisa kurang bisa lebih, bagaimana nanti calon mengeksekusinya," kata Fahd saat dikonfirmasi wartawan.

"Saya kira semua parpol sudah menghindari 'mahar' diatas kertas. Tetapi mereka kan perlu memobilisasi, melakukan kampanye, melakukan koordinasi. Politik tetap ada costnya," tandasnya.



Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi

Share this Article :