Rekomendasi

Sungai Bebek Meluap, Sawah Warga Tergerus Air

Minggu, 02 Februari 2020 : 20.02
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sungai bebek yang berada di  Dusun Ngelaban Rt 04 Rw 07, Desa Buntar, Kecamatan Mojogedang, mengakibatkan tanaman padi milik warga  seluas 1600 m2 yang baru berusia dua bulan, hilang tergerus luapan air. 

Sekretaris Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, kepada hariankota.comMinggu (02/02/2020) melalui telepon selularnya, mengatakan, sejak hari Sabtu (01/02/2020) malam  di wilayah Kecamatan Mojogedang turun hujan denggn intensitas tinggi. Akibatnya, volume air sungai Bebek mengalami peningkatan.

Menurut Hendro, arus sungai yang cukup deras, juga membawa material rumpun bambu dan bekas pohon jati yang tumbang mengakibatkan   saluran air yang berada di bawah jembatan  sungai bebek menjadi tersumbat.

“ Meluapnya air sungai bebek ini, disebabkan karena jembatan mengalami penyumbatan    rumpun bambu dan pohon jati yang terbawa arus air,” jelas Hendro, Minggu (02/02/2020).

Dijelaskannya, air sungai yang meluap tersebut, juga merusak saluran air yang selama ini untuk mengairi areal pertanian warga sekitar.

Sementara itu, Kapolsek Mojogedang, AKP Mardiyanto, menyatakan, akibat lain meluapnya sungai bebek tersebut, jalur penghubung menuju desa Kedungjeruk, tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, ujar Kapolsek, pihaknya memasang rambu peringatan di lokasi.

“  Sebagian badan jalan mengalami kerusakan dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.  Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, kita memasang rambu peringatan,” kata dia.

Terpisah, Camat Mojogedang, Eko Joko Iswato , mengatakan, telah melaporkan meluapnya aliran sungai ini kepada bupati.

“ Kita sudah melaporkan kepada bapak bupati, untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi




Share this Article :