Rekomendasi

Tolak Bayar Angsuran, Korban Penipuan Oknum Supervisor Dealer, Tetap Pertahankan Sepeda Motor

Minggu, 16 Februari 2020 : 17.09
Published by Hariankota
SRAGEN - Para korban penipuan yan dilakukan oleh Mustakim, supervisor PT Nusanatara sakti Sragen (SSN), tetap akan mempertahankan sepeda motor  mereka dan menolak membayar angsuran kepada perusahaan, sampai persoalan ini dislesaikan secara hukum.  

Pasalnya, menurut para korban, mereka telah membayar lunas sepeda motor tersebut kepada Mustakim.

Hal tersebut ditegaskan koordinator para korban, Jadi, ketika dihubungi hariankota.com, Minggu (16/02/2020). Menurut Jadi, selama proses hukum berjalan, PT SSN tidak menarik sepeda motor mereka.

“ Selama masih dalam proses hukum, kami menolak membayar angsuran karena kami telah membayar lunas kepada Mustkim. Dan meminta kepada pihak perusahaan untuk tidak melakaukan penarikan terhadap unit sepeda motor kami,” tegasnya.

Ia tetap berharap semua korban bisa bersabar dan tetap berjuang bersama-sama menuntut keadilan. Sebab dari data yang sementara ia terima, jumlah korban mencapai ratusan dengan jumlah sepeda motor  mencapai 240 unit.

Disisi lain, jajaran Polres Sragen, masih terus mencari Mustakim, Supervisor PT NSS yang diduga melakukan penipuan terhadap ratusan korban dengan motif penawaran promo. Sejak kasus dugaan penipuan ini dilaporkan ke Polres Sragen, Mustkim langsung menghilang dan tidak didketahui keberadaannya.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, melalui  Kasubag Humas, AKP Harno, menjelaskan, pihaknya telah membetuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan Mustakim.

"Kami masih melakukan pencarian. Dimana keberadaannya sampai sekarang juga belum diketahui," papar Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno, Minggu (16/02/2020).

Terpisah, Branch Manager PT NSC Sragen, Edi Setiawan mengatakan Mustakim memang salah satu karyawan di Nusantara Sakti Motor Sragen.

Namuns selamai tak pernah tahu permainan dan dugaan penipuan yang dilakukan Mustakim. Akan tetapi ia membenarkan bahwa banyak motor yang dibeli konsumen melaluiMustakim.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, Mustakim dilaporkan ke Polres Sragen Selasa (11/2/2020) atas dugaan penipuan kepada ratusan konsumen dealer motor Nusantara Sakti Motor Sragen.

Dari pengakuan para korban, Mustakim menjalankan aksinya dengan menawarkan bonus potongan harga hingga jutaan sehingga konsumen tergiur dan mau membayar lunas motor yang dibeli.

Namun setelah dibayar, ternyata uang tidak disetorkan ke dealer. Pembelian motor juga dialihkan dengan akad kredit. Sehingga dari pihak dealer kemudian menagih para korban karena dianggap belum melakukan pembayaran.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Share this Article :