Rekomendasi

Usulan Musrenbang Digital Dihembuskan, Pekerjaan Fisik Masih Jadi Rapor Merah

Kamis, 13 Februari 2020 : 16.11
Published by Hariankota
TANGSEL - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan warga, nantinya akan dilakukan secara serentak melalui telewicara (digital).

Usulan dari Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut, dimaksudnya agar masyarakat bisa langsung bercengkrama dengan Walikota Tangsel terkait usulan-usulan pembangunan yang penting untuk dilakukan.

"Usulannya itu dari Komisi I. Agar masyarakat bisa langsung berbicara dengan Walikota melalui telewicara. Sehingga usulan masyarakat itu bisa langsung dieksekusi keputusannya oleh Walikota," kata salah seorang Anggota Komisi I dari Fraksi PSI, Ferdiansyah, Kamis (12/2/2020).

Menurut Ferdiansyah, pekerjaan fisik masih menjadi PR dengan rapor merah. Sebab, hingga 2020 di beberapa kelurahan di Kota Tangsel masih mengusulkan pembangunan fisik.

"Paling banyak itu usulan pekerjaan fisik. Mungkin karena alokasi anggaran, jadi sampai sekarang masih menjadi usulan masyarakat. Saya kan baru 5 bulan di DPRD, jadi kita (PSI) masih mengamati kinerja kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) soal fisik," tandasnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Komisi I dari PDI Perjuangan Drajat Sumarsono menyatakan, usulan musrenbang digital mengadopsi sistem yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Disana, tuturnya lagi, efisiensi pelaksanaan usulan masyarakat lebih cepat ditanggapi dengan adanya musrenbang secara telewicara.

"Jadi kita adopsi dari Banyuwangi untuk usulan ini (musrenbang digital). Disana Bupatinya bisa langsung berbicara dan menentukan mana-mana saja usulan masyarakat untuk dieksekusi pada anggaran berikutnya. Jadi lebih efisiensi," kata Drajat.

"Saat ini, saya juga sudah mengkonsentrasikan kepada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Jadi saya tekankan kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang juga mitra kita, untuk konsentrasi kepada pembangunan SDM,"ujarnya.

"Tidak melulu kepada pembangunan fisik saja. Bappeda harus mulai membuat program bagaimana menciptakan UKM-UKM baru, sehingga tingkat ekonomi di masyarakat pun bisa baik," tandasnya.

Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi

Share this Article :