Rekomendasi

Cegah Covid-19, DKK Sukoharjo Tak Sarankan Pembuatan Bilik Disinfektan

Senin, 30 Maret 2020 : 19.43
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Sejumlah tempat di Kabupaten Sukoharjo melakukakn upaya pencegahan penularan virus korona (Covid-19) dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan kepada manusia, termasuk melalui sarana sebuah bilik.

Merujuk peringatan World Health Organization (WHO), bahwa penyemprotan disinfektan ke seluruh tubuh seseorang tidak bisa membunuh virus yang terlanjur masuk ke dalam tubuh apabila itu dilakukan dalam sebuah bilik.

Sebaliknya, penyemprotan tersebut justru bisa merusak pakaian yang dikenakan, bahkan yang lebih berbahaya dapat melukai tubuh orang yang menerima tindakan tersebut.

Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menyatakan penggunaan bilik penyemprotan disinfektan sangat tidak disarankan karena akan membahayakan manusia.

Apalagi diketahui bahan yang digunakan bukan bahan yang sesuai standard untuk sterilisasi manusia.

"Prinsipnya (bahan cairan) disinfektan bukan untuk manusia. Tapi untuk benda - benda mati. Jadi sangat tidak disarankan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati kepada hariankota.com, Senin (30/3/2020).

Saat ini penyemprotan cairan disinfektan tidak hanya pada sejumlah area publik. Masyarakat mulai menyemprotkan cairan produk pembersih lantai, baju dengan berbagai merek umum di pasaran ini ke tubuh manusia.

"Jadi tidak ada disinfektan yang aman atau diperuntukkan untuk tubuh manusia. Bila zat cairan disinfektan itu terhirup manusia maka akan berbahaya. Bisa mengalami gatal, iritasi kulit dan pernapasan," tegasnya.

Yunia dengan tegas menyatakan, zat disinfektan itu bersifat karsinogen, yakni dapat memicu penyakit kanker.

"Kami prihatin dengan maraknya pemasangan bilik disinfektan di sejumlah tempat, bahkan sampai ke beberapa desa di Sukoharjo. Oleh karena itu, kami berharap bilik tersebut tidak digunakan lagi dan diganti dengan cuci tangan menggunakan sabun saja," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor; Gunadi


Share this Article :