Rekomendasi

Dampak Covid-19: DPRD Jateng Alihkan 70 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas

Rabu, 25 Maret 2020 : 22.05
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, mengalihkan anggaran sebesar Rp70 miliar lebih untuk penanganan dan pencegahan virus Corona (Covid-19).  Alokasi pergeseran anggaran tersebut diantaranya, perjalanan dinas, tunjangan kegiatan dan oparesional.

Hal tersebut dikatakan ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, usai melakukan peninjauan kegiatan pembagian disinfektan gratis yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Rabu (25/03/2020).

Menurut Sumanto, anggaran untuk mencegah penyebaran Covid19 ini harus dilakukan mengingat penyebaran virus mematikan ini semakin meluas. Anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang tidak penting, jelas Sumanto,  dialihkan atau digeser untuk  menekan penyebaran  Covid-19 di Jawa Tengah.

“ Anggaran harus dialokasikan. Untuk itu, seluruh anggaran yang akan digunakan untuk perjalan dinas, anggaran operasional DPRD Provinsi Jawa Tengah, kita alihkan. Kami juga meminta kepada seluruh dinas dan instansi di Jawa Tengah, untuk mengalihkan anggaran,” jelas Sumanto.

Ditambahkannya, untuk penanggulangan penyebaran Covid-19 ini, dana desa yang selama ini juga diigunakan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan, juga dapat dialihkan. Untuk itu, Sumanto meminta kepala desa untuk tidak ragu untuk melakukan pergeseran anggaran dana desa ini.

“ Para kepala desa tidak perlu ragu menggeser atau mengalihkan dana desa yang akan digunakan bagi pencegahan dan penyebaran Covid -19 di desa masing-masing. Tidak usah mikir pembangunan dulu. Yang penting ditangani dulu. Soal pelaksanaan pembangunan nanti,” tegasnya.

Ketika disinggung mengenai penanganan penanggulangan peneyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, Sumanto menyatakan, saat ini, seluruh anggota DPRD, turun ke daerah dan hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan untuk mengambil langkah lanjutan.

“  Selueuh anggota turun ke bawah untuk  melihat permasalahan yang ada di daerah. Termasuk terkait data ODP, PDP dan warga yang positif wabah Covid-19. Data yang masuk, akan disampikan kepada pimpinan untk diambil kebijakan pergeseran anggaran untuk penanganan penyebaran virus corona,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko, menuturkan, telah menyiapkan  sebanyak 2000 cairan disinfektan sebanyak 2000liter untuk dibagikan ke warga masyarakat.

 Pembagian cairan disinfektan tersebut, kata bamabang, ini dijatah setiap lingkungan, relawanserta instansi. Masing-masing mendapatkan jatah sekitar 20 liter, dan untukperorangan mendapatkan jatah lima liter cairan disinfektan.

” Sebenarnya pembagian cairan disinfektan ini dikhususkan BAGI instansi,relawan maupun untuk penyemprotan fasilitas umum. Namun, karena warga meminta untuk kebutuhan lingkungan masing-masing, kami  tidak dapat menolak dan membagikan cairan disinfektan  secara gratis dengan syarat membawa surat rekomendasi dari Ketua Rt setempat kemudian diserahkan ke kantor BPBD ,” katanya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Kadek Arya Wiguna



Share this Article :