Rekomendasi

Darurat Korona, Ribuan Perantau Wonogiri Nekat Pulang Kampung

Jumat, 27 Maret 2020 : 15.26
Published by Hariankota
WONOGIRI- Ditengah silang pendapat tentang penerapan status lockdown untuk menekan laju sebaran virus korona (Covid-19) di Ibukota Jakarta, belasan ribu perantau asal Wonogiri nekat pulang kampung massal.

Menggunakan sarana transportasi bus, mereka secara bergelombang berdatangan memasuki Terminal Induk Tipe A Giri Adipura Wonogiri dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Selama sepuluh hari terakhir tercatat total bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang datang seribu lebih armada dengan membawa penumpang sekira 20 ribu orang," ungkap Kepala Terminal Agus Hasto Purwanto, kepada hariankota.com, Jum'at (27/3/2020).

Lonjakan jumlah kedatangan penumpang ini oleh Agus disebutkan, seperti saat arus mudik Lebaran, namun kali ini situasinya berbeda karena di perantauan tempat mereka selama ini mengais rejeki sedang darurat wabah korona.

Agus menjelaskan, lonjakan dari 15 Maret jumlah kedatangan bus AKAP di Wonogiri sebanyak 96 armada dengan penumpang 1.364 orang. Kemudian pada 16 Maret sebanyak 99 bus mengangkut penumpang sebanyak 1.401.

Setelah itu berturut-turut pada 17 Maret sebanyak 91 bus dengan penumpang 1.422 orang, pada 18 Maret 95 bus dan 1.404 penumpang. Selanjutnya pada 19 Maret 118 bus, dan 1.797 penumpang.

Kemudian pada 20 Maret 125 bus dan penumpang 2.124 orang. Bertambah lagi pada tanggal 21 Maret 121 bus penumpang 2.003 orang. Pada 22 Maret ada 131 dengan penumpang 2.625 orang.

"Paling menonjol peningkatan jumlah penumpang terjadi selama empat hari yakni mulai 19 Maret hingga 22 Maret. Rata-rata tiap hari mengalami kenaikan sekitar 500-700 orang," ungkapnya.

Sementara pada tanggal 23 hingga 26 Maret, jumlah kedatangan penumpang yang masuk terminal disebutkan Agus cukup flukuatif antara 1.000 hingga 1.800 penumpang.

"Upaya preventif terus kami lakukan dengan mewajibkan setiap penumpang yang akan masuk terminal membasuh tangannya dengan hand sanitizer. Selain itu, kebersihan terminal juga terus dijaga, dan petugas terminal wajib mengenakan masker," pungkasnya.


Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Jumali


Share this Article :