Rekomendasi

Dianggap Lamban, Warga Tangsel Swadaya Semprotkan Diinfektan

Rabu, 25 Maret 2020 : 22.12
Published by Hariankota
TANGSEL - Meski telah dinyatakan status tanggap darurat corona, namun hingga saat ini warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum mendapatkan bantuan penyemprotan disinfektan dari pemerintah kota (Pemkot).

Melihat hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ferdiansyah melakukan penyemprotan secara swadaya, guna menghambat penyebaran Virus Covid-19.

"Saya sediakan perlengkapan, warga sediakan operator dan bahannya. Ini inisiatif saya aja untuk beli alatnya karena warga meminta untuk dapat dilakukan penyemprotan di lingkungan," kata Ferdi kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Ferdi menyesalkan sikap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel yang justru melemparkan informasi soal penyemprotan kepada Dinas Kesehatan.

"Tanggal 21 maret yang lalu saya sudah kontak Kepala BPBD Tangsel perihal permintaan penyemprotan, tapi dijawab untuk langsung ke Dinkes," tambahnya.

"Sampai besok total 4 RT. Hari ini baru 2 RT yang terlayani. Karena ada permintaan dari warga, jadi saya siapkan alatnya saja," tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RT 02/05, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang Nurfadillah bahwa bahan-bahan disinfektan yang digunakan saat ini berasal dari sumbangan masyarakat secara mandiri.

"Bahan-bahannya cairan pembersih kamar mandi, cairan pembersih lantai, cairan pemutih pakaian, dan tambahan pewangi ruangan. Itu semua kita sendiri pak. Karena kuatir bantuan dari kelurahan atau pemerintah kota lama, jadi kita bergerak sendiri," kata Nurfadillah.

Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Kadek Arya Wiguna



Share this Article :