Rekomendasi

Dukung Langkah Pemerintah, Karang Taruna dan SKAB Lakukan Penyemprotan dan Sosialisasi Social Distancing

Minggu, 29 Maret 2020 : 19.23
Published by Hariankota
TANGSEL -  Sebagai langkah konkrit melawan Covid-19, Karang Taruna RW 019 Kel Serua, Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan bersama Organisasi Kader Suara Kreasi Anak Bangsa (SKAB) melakukan penyemprotan disinfektan, Minggu (29/3/2020).

Penyemprotan menyasar pemukiman warga, tempat ibadah, sekolah dan pusat keramaian di lingkungan Perumahan Vila Dago Tol.

Ketua Karang Taruna RW 019 Sulistyawan mengatakan, bahwa penyemprotan disinfektan ini adalah ikhtiar dan inisiatif pemuda dalam membantu Pemerintah untuk menekan penyebaran virus Corona. Pihaknya meminta kepada semua pihak untuk turut serta dalam memerangi penyebaran virus corona.

"Yang pertama yang harus kita lakukan adalah tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah melakukan social distancing tetap diam dirumah agar tidak tertular atau menjadi media penularan virus," tukasnya.

Selain melakukan penyemprotan, pihaknya juga akan memberikan sosialisasi kepada warga tentang virus covid 19. Mulai dari menjaga jarak (social distancing), mengajarkan cara cuci tangan dengan benar, hingga menerapkan hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Ketua Umum Suara Kreasi Anak Bangsa, Dodi Prasetya Azhari SH mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan ini merupakan tindakan gotong-royong yang disadari atas semangat solidaritas para pemuda terhadap lingkungan.

Tindakan ini menindaklanjuti himbauan pemerintah dan kepedulian terhadap masyarakat di tingkat RT/RW dalam upaya pencegahan serta dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Tangerang Selatan.

"Nantinya kami akan membagikan brosur dan kuisioner kepada warga, terkait wawasan dan informasi cara mencegah covid 19. Misal kalau ada yang batuk juga biar menerapkan etika batuk yang benar. Sehingga tidak menulari yang lain," tambahnya.

Bahkan kedepan, pihaknya akan terus melakukan penyemprotan ke rumah warga hingga kondisi kembali aman dan pulih sehingga wilayah akan lebih steril atau minimal memastikan wilayah kerja mereka menjadi wilayah yang berpotensi rendah terkena wabah virus covid 19.

"Harapan kami gerakan ini akan berlanjut minimal 2 minggu sekali akan kami upayakan. Untuk sosialisasi, nanti di setiap wilayah juga akan kami berikan himbauan untuk mendukung gerakan ini" ucap Dodi.

Menurutnya, sebagai pemuda harus cepat tanggap (respect) terhadap kejadian, serta jangan terlalu menunggu bantuan pemerintah.

"Situasi sekarang ini, kita justru harus lebih peka dan ikut berpartisipasi membantu pemerintah, dalam upaya penanganan dan pencegahan dari virus covid 19 ini," ungkapnya.


Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi


Share this Article :