Rekomendasi

Jelang Pilkada Sragen,Lima Tokoh Melirik Partai Golkar

Rabu, 11 Maret 2020 : 19.58
Published by Hariankota
SRAGEN - Lima tokoh masyarakat mulai melirik Partai Golkar sebagai kendaraan politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar pada bulan September 2020 mendatang. Kelima tokoh yang berasal dari berbagai profesi tersebut, masih dalam proses penjajakan.

 Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Sragen, Pujono Elli Bayu Effendi, mengatakan  segera merumuskan langkah-langkah mematangkan poros baru guna menghadapi Pilkada melawan petahana.

" Yang jela sudah ada lima anama yang merapat. Kita masih terus melakukan penjajajakan.Sebelum pendaftaran dibuka, sudah ada kepastian siapa yang akan maju dari Partai golkar,” kata dia, Rabu (11/03/2020).

Menurut Bayu,  sesuai  dengan tradisi Paratai Golkar, setiap keputusan, terlebih lagi mengenai Pilkada,  tetap akan diputuskan melalui mekanisme  rapat.

“ Kami masih terus melakukan konsolidasi. Apakah mencalonkan sendiri, apa mendukung calon dari luar. Komunikasi dengan Parpol lain juga terus dilakukan, terutama  di luar partai yang sudah memiliki pasangan calon,” ujarnya.

Disisi lain, Partai Demokrat Sragen, secara resmi mendukung pasangan Kusdinar Yuni Untung Sukowati-Suroto, dalam Pilkada mendatang. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno dan aspirasi  dari semua jajaran pengurus di PAC, Fraksi hingga pengurus DPC Partai Demokrat.

Ketua DPC Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi, kepada awak media, menjelaskan, keputusan itu,  telah dikomunikasikan dan mendapat sinyal hijau dari DPP melalui Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti.

“ Berdasarkan hasil rapat pleno, kita sepakat untuk mendukung pasangan Yuni-Suroto dalam Pilkada mendatang,” jelas Budi, Rabu (11/03/2020).

Menurut Budi, dukungan ini juga berdasarkan hasil survey yang dilakukan, dimana hampir 65 persen  masih menghendaki  Yuni melanjutkan dua periode.

“ Para kader dan hamir sebagaian warga Sragen, masih menghendaki Yuni melanjutkan kepemimpuinan satu periode lagi,” kata dia.


Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :