Rekomendasi

Kembangkan Ekonomi Syariah, Wakil Presiden Makruf Amin Terima Penghargaan Dari UNS

Rabu, 11 Maret 2020 : 16.33
Published by Hariankota
SOLO - Wakil presiden Makruf Amin menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Baksana. 

Penghargaan ini diberikan atas kiprah orang nomor dua Indonesia tersebut dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Penghargaan tersebut diserahkan bersamaan dengan Dies natalis UNS yang ke 44, Rabu (11/03/2020).

Dalam sambutannya, wakil presiden  menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran Civitas Akademika  UNS, atas penghargaan  ini.

“Penghargaan ini adalah penghargaan tertinggi untuk kepeloporan kemasyarakatan dan kemanusiaan dalam bidang kemajuan dan pengembangan ekonomi. Saya memaknai penghargaan ini karena sumbangan saya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah. Saya menerima penghargaan ini disertai ajakan agar UNS dapat turut berkiprah dalam pengembangan ekonomi nasional, khususnya ekonomi Syariah. Kita masih butuh perjalanan panjang untuk menjadikan ekonomi Syariah sebagai sumber kemaslahatan umat,” ujarnya.

Wakil presiden mengaku   tidak pernah membayangkan bahwa akan mnerim penghargaan dari UNS.Apa ayang dilakukan, meneurutnya, untuk mendorong pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia.  

Selain itu, ujarnya, mengembangkan ekonomi Syariah yang saya yakini dapat memberikan maslahat bagi seluruh masyarakat.

“ Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Islam terbesar, Indonesia sudah seharusnya menjadi pemimpin dunia dalam hal ekonomi dan keuangan Syariah,” jelasnya.

Ditambahkannya,  pengembangan ekonomi syariah ini sebenarnya berawal dari keinginan para ulama dalam rangka melindungi umat himayyatul ummah, ‘anil muammalah ghairi syar’iah, melindungi umat supaya umat dapat bermuamalah sesuai dengan syariah. 

Terutama di dalam berbagai transaksi keekonomian, lebih khusus lagi transaksi perbankan dengan sistem bunga, yang oleh ulama dikatakan sebagai riba yang diharamkan.

 “ Pada tahun 1990 Majelis Ulama Indonesia mengadakan lokakarya tentang bunga bank yang kemudian mendorong lahirnya Bank Mualamat sebagai bank Syariah pertama pada tahun 1991. Jadi Bank Muammalat sebetulnya lahir mendahului terbitnya undang-undang perbankan yang mengatur tentang bank dengan sistem bagi hasil pada tahun 1992,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, wakil presiden juga meminta kepda UNS, jika  Dies Natalis yang ke-44. Dies Natalis bagi sebuah perguruan tinggi sekelas UNS bukan hanya sekedar selebrasi rutin tahunan. 

Tetapi harus  dimaknai sebagai upaya untuk melakukan refleksi terhadap apa yang sudah dicapai, apa yang belum tercapai, serta apa yang ingin dituju oleh UNS.

Wakil presiden Makruf Amin juga mengapresiasi jika dalam perayaan Dies Natalis ke-44 ini, UNS mengutamakan penekanan pada pendidikan karakter, dimana pendidikan karakter ini dibangun dari 3  unsur, yang meliputi, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan atas nilai dan karakter tersebut.

“  Pendidikan karakter ini sangat sejalan dengan pemikiran saya tentang pembangunan SDM unggul yang saat ini menjadi prioritas pembangunan nasional. Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menyampaikan bahwa SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas, memiliki produktivitas tinggi, produktif dalam menghasilkan sesuatu yang manfaat dan maslahat, memiliki semangat untuk berkompetisi, cinta tanah air, dan berakhlak mulia, akhlakul karimah,” kata wakil presiden.


Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayuwati


Share this Article :