Rekomendasi

Masyarakat Kota Tangerang Mendadak 'Hobi Belanja', Wakil Walikota: Jangan Termakan Hoax

Selasa, 03 Maret 2020 : 23.49
Published by Hariankota
TANGERANG - Banyaknya berita hoax di media sosial, membuat sebagian masyarakat Kota Tangerang mendadak 'hobi belanja' alias memborong semua makanan di toko-toko modern. Berita hoax soal kasus virus corona yang mulai merebak, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin turut angkat bicara.

Sachrudin menghimbau agar masyarakat tetap tenang, sehingga keadaan tetap normal tanpa harus berbelanja secara berlebihan yang justru menimbulkan kepanikan.

"Berbelanja jangan berlebihan lah. Itu dilakukan karena masyarakat pada panik (soal hoax virus corona)," terang Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin saat ditemui wartawan, Selasa (3/2/2020).

Sachrudin pun mendapat informasi banyak masyarakat memborong barang kebutuhan pokok. Ia mengimbau, masyarakat tidak panik berlebihan sampai menimbun kebutuhan pokok di rumah.

"Justru kepanikan bisa memperparah situasi. Kalau kita menyikapinya biasa saja, tentu situasi tetap normal. Tapi kalau seperti ini, ditambah lagi banyak hoaks di media sosial, akhirnya masyarakat juga panik," jelasnya.

Sachrudin berharap, masyarakat Kota Tangerang tetap tenang menghadapi virus korona. Dia memastikan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengantisipasi penyebaran virus korona. Pemkot Tangerang juga mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 17 warga Kota Tangerang berada dalam pantauan. Sebab, baru saja pulang dari negara terjangkit virus corona (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit covid-19.

"Masuk kategori pemantauan ini 17 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi, di kantornya, Selasa (3/3/2020).

Liza mengemukakan, pemantauan berdasarkan rekam perjalanan 17 warga tersebut yang sebelumnya melakukan perjalanan ke negara terjangkit.

Untuk kasus pengawasan atau terjangkit atau memiliki gejala terinfeksi corona, sejauh ini masih nol kasus di Kota Tangerang. "Kami tidak punya kalau pengawasan," ujar dia.

Reporter; Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Rahayuwati

Share this Article :