Rekomendasi

Miliki Saham di BUMD yang Belum Juga Untung, Ketua Koperasi SPM Singgung Pergantian Direksi

Minggu, 08 Maret 2020 : 16.19
Published by Hariankota
TANGSEL  - Ketua Koperasi Sejahtera Praja Mandiri (SPM) Tomi Patria menyinggung soal pergantian direksi yang dinilai kurang profesional dalam menjalankan roda PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tomi yang juga menjadi Bakal Calon (Balon) Walikota tersebut mengatakan, kesuksesan para direksi dalam menghadapi tantangan harus teruji. Terujinya mental direksi adalah bagaimana menciptakan manfaat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sudah digelontorkan hingga puluhan miliar.

"Profesional yang dimaksudkan ialah ada tantangan, jika tidak berhasil dalam tantangan (direksi) harus diganti, jika tidak sukses juga harus ganti, jangan itu-itu aja orangnya," ketus dia kepada wartawan, Minggu (8/3/2020).

Jika ingin dianggap profesional, kata Tomi, PT PITS harus menunjukan kinerjanya secara terbuka dengan melaporkan kepada masyarakat apa yang sudah dicapai.

"Dan bagaimana mencapainya, apa yang sudah dilakukan dan apa yang mau dilakukan," ungkap Tomi.

Lurah Cipayung ini menerangkan bahwa PT PITS bergerak melalui anggaran APBD dari rakyat Tangsel sehingga manfaatnya harus dapat dirasakan.

"APBD yang masuk ke PT PITS seharusnya yang sebesar-besarnya harus dapat bermanfaat bagi masyarakat, jadi duit yang masuk ke PT PITS seharusnya digunakan untuk keuntungan, keuntungannya dikelola untuk masyarakat," tandas dia.

Seperti diketahui, Koperasi SPM memiliki saham sebesar 1% didalam PT. PITS. Namun, hingga kini BUMD milik Tangsel tersebut belum memberikan deviden bagi kota bertajuk Cerdas, Modern dan Religius tersebut.

Seperti dilansir sebuah media online bahwa PT. PITS belum menghasilkan keuntungan alias profit hingga saat ini. Padahal, Holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel ini sudah enam tahun berdiri.

“Untuk operasionalnya, mulai berjalan setahun berikutnya,” kata Direktur Utama PT PITS, Dudung E Diredja.

Dudung mengakui, sejak didirikan hingga kini BUMD Tangsel belum dapat memberikan hasil keuntungan (profit) kepada pemerintah daerah setempat.

“Meskipun belum bisa sharing pendapatan daerah, tapi kita sudah bisa mendapatkan hasil dari usaha air minum dan limbah medis,” jelasnya.

Reporter; Arie Kristianto
Penulis; Arie Kristianto
Penulis: Jurnali


(Akbar Nugroho)

Share this Article :