Rekomendasi

Pemancing Temukan Mayat Mengapung Di Sungai Jongkang

Selasa, 24 Maret 2020 : 17.34
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sesosok mayat tanpa identitas di sungai Jongkang, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, mengejutkan Ridwan (15) warga Desa  Sapen, Kecamatan Mojolaban, Selasa (24/03/2020) pukul 10.30 Wib. Saat itu, Ridwan bersama 6 orang temannya berniat akan memancing. Namun  belum sempat memancing ikan, mereka dikejutkan dengan sesosok mayat terapung dalam posisi telungkup.

“ Awalnya saya bersama temen yang lain mau memancing. Saat kami mau memancing, kami terkejut melihat ada benda terapung. Setelah saya melihat dari dekat, ternyata jasad manusia dalam posisi telungkup. Kami kemudian melaporkan ke polisi,” ujar Ridwan, selasa (24/03/2020).

Aparat Kepolisian dari Polsek Tasikmadu serta  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBD) serta Tim SAR yang tiba dilokasi, langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban yang berada disisi Timur Sungai. Dengan menggunakan tali, dua personil BPBD, menarik jasad korba dan langsung dilakukan otopsi luar oleh tim dokter dari Puskesmas Tasikmadu. Otopsi luar dilakukan oleh tim dokter dari Puskesmas Tasikmadu.

Ratna,  salah satu tim dokter Tasikmadu, kepada hariankota.com, menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui, mayat terapung tersebut berjenis kelamin perempuan. Hasil pemeriksaan, lanjutnya juga  tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Luka memar yang ada di tubuh, ujar Ratna, lebih disebabkan karena benturan denegan bebatuan yang ada di sungai.

“ Dari hasil pemeriksaan luar yang kami lakukan, jasad wanita ini diperkirakan mengapung di sungai selama empat hari. Hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Luka memar yang terdapat di jasad korban, kemungkinan  akibat benturan,” jelas Ratna.

Sementara itu, Kapolsek Tasikmadu, AKP Murtiyoko, mengatakan, sebelumnya, warga  Dusun Kranggan, Desa Buran melaporkan jika salah satu anggota keluarganya hilang sekitar 4 hari lalu. Untuk memastikan apakah jasad wanita yang ditemukan ini  merupakan salah satu warga Kranggan yang hilang, Kapolsek menuturkan, masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Karanganyar.

“ Kita masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Karanganyar, termasuk identitas  korban. Hasil otopsi ini juga  untuk mengetahui apakah jasad korban ini warga Kranggan yang dinyatakan hilang tersebut atau tidak,” tandas Kapolsek.

Jurnalistik : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :