Rekomendasi

Rekontruksi Pengroyokan Maut, Pengacara Korban Kecewa Kinerja Polisi

Rabu, 18 Maret 2020 : 21.30
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Setelah hampir tiga bulan lamanya, akhirnya Satresktim Polres Sukoharjo menggelar rekontruksi kasus meninggalnya seorang warga Malang, Jawa Timur bernama Adi Kelvin Wijaya (24) akibat dikeroyok puluhan orang tak dikenal pada 1 Desember 2019 malam hari silam.

Kuasa hukum korban, Febry Andy Anggono yang hadir dalam rekontruksi mengaku kecewa dengan kinerja polisi.

Lantaran dari puluhan pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan, hanya satu tersangka berinisial S yang ditangkap dan dihadirkan dalam rekontruksi di halaman Mapolres Sukoharjo, Rabu (18/3/2020).

"Setelah beberapa bulan kami menunggu, hari ini akhirnya baru bisa dilakukan rekontruksi dengan memperagakan 18 adegan. Kami meminta kepada aparat kepolisian agar sesegera mungkin menuntaskan kasus ini. Karena kami lihat penanganannya sangat lamban," kata Febry kepada hariankota.com usai rekontruksi.

Terkait lokasi rekontruksi tidak di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Ruko HA 19 Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho menjelaskan, sesuai peraturan hal itu dibolehkan sepanjang tidak mengurangi substansi kejadian.

"Sesuai petunjuk dari Jaksa, kami akan melaksanakan rekontruksi. Dan rekontruksi di Mapolres hari ini, karena memang sesuai aturannya tidak harus di TKP dengan mempertimbangkan faktor - faktor yang lain, yakni faktor pengamanan," jelas Kasat Reskrim.

Menyinggung tentang kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka yang akan ditangkap, menurut Nanung hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti. 

"Sementara tersangkanya baru satu, beberapa tersangka sudah ada yang kami curigai. Tetapi berhubung alat buktinya belum cukup, maka belum dilakukan upaya penangkapan paksa," ujarnya.

Seperti diberitakan, korban (Kelvin) tewas akibat dikeroyok puluhan orang didalam ruko tak jauh dari tempat hiburan malam Karaoke Bima, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. Dalam kejadian ini, 6 rekan korban yang berada didalam ruko juga menjadi korban bulan - bulanan massa tak dikenal.

Pemicu kejadian gara- gara seorang rekan korban yang tengah istirahat di lantai atas ruko terganggu dan kemudian menegur sepasang pria - wanita diduga pengunjung karaoke tengah cek-cok didepan ruko.

Tersingung atas teguran itu, puluhan orang yang berada tak jauh dari tempat cek- cok lantas mengejar rekan korban dengan masuk kedalam ruko dan lantas menganiaya seluruh penghuninya yang berjumlah 7 orang secara membabi- buta.

Akibat pengroyokan tersebut, satu penghuni ruko yang tak lain adalah Kelvin, warga Jalan Kolonel Sugiyono, Mergosono, Kedung Kandang, Malang, Jatim, tak terselamatkan nyawanya, sementara 6 orang rekannya harus dirawat intensif di rumah sakit.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :