Rekomendasi

RSUD dr Moewardi Solo Buka Layanan Screening Covid-19 Gratis, Begini Alurnya

Sabtu, 21 Maret 2020 : 22.07
Published by Hariankota
SOLO - Menindaklanjuti instruksi GubernurJateng perihal pemeriksaan awal atau screening virus korona (Covid-19), RSUD dr Moewardi Solo telah membuka posko kesehatan siaga Covid-19 bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya.

Layanan screening atau pemeriksaan ini sebagai langkah awal pencegahan Covid-19 dan sudah dibuka sejak 16 Maret 2020 lalu di Gedung Radiologi lantai 1 dekat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Layanan ini diberikan secara cuma- cuma, alias gratis.

"Betul, kami buka layanan (pemeriksaan) Covid-19," kata Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi, Eko Haryati kepada hariankota.com melalui sambungan telepon, Sabtu (21/3/2020).

Berdasarkan data yang telah dibukukan, sejak layanan dibuka, setiap hari rata -rata ada sekira 90 pengunjung yang datang memeriksakan diri.

“Saya ambil contoh saja pada Rabu (18/3/2020) pagi kemarin ada sekitar 40 orang. Pada siang juga ada 40 orang. Terakhir buka pelayanan malam ada sekitar 10 orang,” ungkapnya

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan oleh Eko dipersilahkan datang ke posko yang buka selama 24 jam untuk dilakukan screening oleh dokter.

Dijelaskan, prosedur pemeriksaan bagi pengunjung yang datang akan dicek kondisi suhu tubuh. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui apakah warga mengalami demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan hingga sesak napas.

“Kami juga tanya riwayat perjalanan pengunjung. Apabila tidak terindikasi Virus Corona, maka dia bisa pulang dengan diberi edukasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Jika menurut dokter ada indikasi medis untuk pemeriksaan penunjang (laboratorium dan radiologi) maka pasien akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan radiologi. (Pemeriksaan penunjang harus berdasarkan indikasi medis).

"Bila hasil pemeriksaan laboratorium hasilnya baik,  berarti pasien tidak termasuk ODP/PDP (Orang Dalam Pemantauan/ Pasien Dalam Pengawasan), dan boleh pulang," paparnya.

Tetapi apabila hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi menunjukkan indikasi covid19,  berarti warga atau pengunjung menjadi PDP dan harus dilakukan rawat inap di ruang isolasi untuk penanganan lebih lanjut.

"Untuk biaya pemeriksaan termasuk pemeriksaan laboratorium dan radiologi atas indikasi dokter tersebut tidak dipungut biaya alias gratis," tandasnya.


Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :